24 September 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Wishnutama Kusubandio dan Angela Tanoesoedibjo

Duo-Angela Wishnutama Kusubandio Pariwisata Targetkan Terbesar Indonesia Jadi penyumbang Devisa

Cnndaily.net,medan – pariwisata akan dijadikan sebagai penghasil devisa terbesar di Indonesia adalah target dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

“Dengan didukung ekonomi kreatif, menjadikan sektor ini bisa menjadi penghasil devisa terbesar di Indonesia,” ungkap Wishnutama dalam acara Ngopi Bareng Mas Tama & Mbak Angela di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Untuk itu, kata Wishnutama, koordinasi dengan sejumlah kementerian telah dilakukan. Menurut dia, dalam rangka untuk mempromosikan pariwisata membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Percepatan hal-hal yang sebelumnya telah dijalankan dilakukan.

Strategi ke depan, Kemenparekraf akan membuat acara yang menarik wisatawan untuk datang. “Kalender peristiwa, selain keindahan alam peristiwa yang juga dapat menampilkan budaya, seni dan kreativitas untuk menjadi salah satu nilai jual. Tidak hanya keindahan alam, tetapi juga bagaimana daerah yang lebih menarik,” katanya .

baca juga :Sebagian Indonesia Hujan Lebat Disertai Angin dan Petir 3 Hari ke Depan

Misalnya, gelaran MotoGP dijadwalkan akan diselenggarakan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat akan dikemas penuh dengan konser musik ke pasar malam. Industri kreatif dari berbagai daerah dapat menjual produk mereka selama acara.

Baca Juga :  Virus-like Foto Napi Rutan Approach Huwi Diikat di Pohon Palem, Ini Fakta-fakta Mengagumkan di Balik Foto

Setiap daerah, lanjut Wishnutama, memiliki karakter atau kekuatan yang berbeda. Dengan demikian, target, acara tersebut dan bagaimana kemasan akan berbeda. “Ada daerah yang premium, ada massa. Ada kuantitas, ada kualitas,” jelasnya.

Untuk rincian target waktu, sesuai dengan studi kelayakan masih perlu studi kelayakan alias, kesempatan dan stabilitas.

Namun, ia telah menetapkan target, pariwisata harus menjadi penghasil devisa terbesar di bawah lima tahun. “Ini harus kurang dari lima tahun, sehingga pariwisata terbesar devisa,” kata Wishnutama.

Angela menyertainya, memuji kinerja Wishnutama yang dinilai gesit dan mampu menjalin komunikasi dengan masing-masing kementerian dan lembaga pemerintah untuk memfasilitasi kinerja Kemenparekraf ke depan.

“Mas Tama pekerjaan cepat nya. Jadi, koordinasi yang baik untuk semua kementerian,” kata Angela.

Seperti diketahui, Kemenparekraf telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah. Seperti Kementerian PUPR, Transportasi, Kemendikbud, BNPB ke Kapolri. Koordinasi ini dimaksudkan untuk visi misi dan ekonomi kreatif dari industri pariwisata di Indonesia bisa didukung oleh banyak pihak.

Baca Juga :  Notifikasi Ponsel Muncul di Speedometer, Ini Fitur Unggulan New Nmax 155

baca juga :Jokowi Perluas Wewenang Menko Luhut Binsar Pandjaitan

Ada lima tujuan super-prioritas wisata yang terus dikembangkan Kemenparekraf yaitu Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika dan Likupang. Tujuan dari tambahan lima kunjungan wisatawan ditargetkan (wisman) sebesar 6 juta.

Rincian, Danau Toba 1 juta wisatawan, Borobudur dan Mandalika masing-masing 2 juta wisatawan, sedangkan Labuan Bajo dan Likupang setiap 500 ribu wisatawan.

Tambahan 6 juta wisatawan asing akan memberikan tambahan devisa sekitar USD7,3 miliar. Perhitungan mengacu pada pengeluaran rata-rata atau pengeluaran wisatawan asing di Indonesia sekitar USD1.220 per kunjungan.

Tercatat, kunjungan wisman ke Indonesia naik secara signifikan di seluruh 2015 hingga 2017. Pada 2015 sebanyak 10.410.000 2016 menjadi 12.010.000 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 14.040.000.

Hingga Agustus 2018, jumlah wisatawan tercatat 10.580.000. Wisatawan juga terus meningkat. Pada 2015, 256 juta wisatawan, berkembang menjadi 264.330.000 pada tahun 2016 dan meningkat menjadi 270.820.000 pada tahun 2017.

Sementara itu, kontribusi devisa dari sektor pariwisata meningkat dari USD12,2 miliar pada tahun 2015 untuk USD13,6 miliar pada 2016. Angka tersebut naik lagi menjadi $ 15 miliar pada tahun 2017. Mengutip situs Kemenpar.go.id, pada 2018 pendapatan devisa dari sektor pariwisata di tutup buku 2018 mencapai USD19,29 miliar.

Baca Juga :  Tragis, Dua anak ini menangis melihat kedua orang tuanya terbakar

Selain membuat pariwisata prospectors asing terbesar, duet Wishnutama dan Angela bertekad untuk membuat produk yang terbaik ekonomi kreatif Indonesia di Asia Tenggara.