15 Mei 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

kebun teh

Kesegaran Udara Pagi di Hamparan Kebun Teh Kayu Aro Kerinci Jambi

Cnndaily.net – Tak lengkap jika berkunjung ke Kabupaten Kerinci, Jambi, belum datang ke hamparan perkebunan teh Kayu Aro. Pagi hari adalah waktu yang paling cocok untuk menyusuri hamparan perkebunan teh sembari menikmati kesegaran udara pagi dengan latar puncak Sumatra Gunung Kerinci.

Berada di ketinggian elevasi 1.600 meter dari permukaan laut/mdpl, perkebunan teh Kayu Aro Kerinci, Jambi, menjadi perkebunan teh tertinggi kedua di dunia. Dengan berada di ketinggian itu tak heran jika kesegaran udara pagi paling menggoda di hamparan perkebunan teh itu.

Wisatawan dari luar daerah yang ingin bertandang ke Kayu Aro baiknya memilih untuk menginap. Karena, di daerah tersebut kini tak sulit menemukan penginapan, terutama di daerah tugu macan ada banyak yang menyediakan penginapan dengan harga terjangkau.

Baca Juga: Pria Ini Rela Bawa Penanak Nasi ke Kantor, Alasannya Bikin Haru

Suhu udara di Kayu Aro berkisar antara 17-23 derajat Celsius. Bahkan, suhu minimum di kawasan itu bisa mencapai 5 derajat Celsius. Sehingga, untuk melengkapi sejuk dan segarnya udara pagi di sana lebih lengkap sambil menyeruput teh hangat asli daerah penghasilnya.

Baca Juga :  Thai Airways International Menyatakan Bangkrut dan Butuh Rehabilitasi Utang, karena pandemi Covid-19

Suasana di perkebunan teh Kayu Aro mirip dengan suasana daerah Jawa karena sekitar 90 persen merupakan keturunan Jawa. Awalnya masyarakat Kayu Aro, adalah masyarakat Jawa yang didatangkan oleh Belanda sebagai pekerja untuk mengelola perkebunan dan pabrik teh saat itu.

Selain masyarakat etnis Jawa, di Kayu Aro juga terdapat masyarakat dengan beragam etnis lainnya, termasuk masyarakat Kerinci. Meski beragam, mereka tetap harmonis dan ramah menyambut wisatawan yang datang ke Kayu Aro.

Baca Juga: Untuk Kesetaraan Gender Prajurit Pria Angkatan Laut Selandia Baru Diizinkan Make Up

Jalan utama di Kayu Aro yang kelilingi hamparan perkebunan teh bakal menjadi bagian Tour de Singkarak. Rencananya para pebalap sepeda TdS akan melintasi daerah itu pada etape ke-7 dengan rute Kayu Aro-Kerinci pada 8 November 2019 nanti.

Selain di Kayu Aro, para pebalap TdS akan melintasi sejumlah daerah di Kerinci, seperti Kecamatan Gunung Tujuh, Kayu Aro Barat, Kayu Aro, Gunung Kerinci, Siulak, Depati Tujuh, Air Hangat Timur, Setinjau Laut, dan Danau Kerinci.

Baca Juga :  Polsek Ciracas Diserang OTK, 2 Mobil Dibakar dan Kaca Dipecahkan

Berbagai persiapan telah dilakukan pemerintah setempat dalam menyambut event balap sepeda bergengsi itu. Selain infrastruktur jalan yang diperbaiki, juga berbagai atraksi kebudayaan juga akan disajikan dalam event tersebut untuk mendatangkan wisatawan.