15 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

jokervip123

WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Covid Hadapi Virus Corona COVID-19

CNNdaily, BerneWHO mengatakan bahwa peluang untuk membatasi penyebaran epidemi  Virus Corona dalam skala internasional yang lebih luas sepertinya tertutup, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan hal ini pada hari Jumat, 21 Februari 2020, setelah adanya laporan tentang  kasus Virus Corona  di Iran dan Lebanon.

Ketika ditanya apakah epidemi  virus Corona berada pada” titik kritis ” setelah adanya kasus baru dan kematian akibar dari Covid-19, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan bahwa ia masih percaya bahwa virus tersebut dapat diatasi, seperti yang dilansir oleh Channel News Asia, Sabtu (22/02/2020).

Dia menambahkan: “Jendela peluang menyempit, jadi kita harus bertindak cepat sebelum menutup sepenuhnya,” katanya.

Lebanon konfirmasi korban meninggal pertama akibat Virus Corona

“Wabah ini bisa mengarah ke segala arah,” kata Tedros. “Jika kita tidak melakukannya dengan baik, kita dapat menghindari krisis serius, tetapi jika kita menyia-nyiakan kesempatan maka kita akan menghadapi masalah yang sangat serius.”

Kasus di Iran dan Lebanon

Dia mengatakan “sangat memprihatinkan” ketika Iran melaporkan 18 kasus dan 4 kematian hanya dalam dua hari terakhir. Tedros juga menambahkan bahwa WHO telah memasok peralatan uji ke Teheran.

Baca Juga :  Sybil Peacock Pramugari Pertama Di Dunia Yang Tutup Usia 103

Lebanon telah mengkonfirmasi kasus pertama dari Corona Virus pada hari Jumat, 21 Februari 2020, dan mengatakan dia sedang memantau dua kasus potensial lainnya setelah seorang wanita berusia 45 yang tiba di kota suci Qom di Iran pada Kamis lalu dinyatakan  positif, memiliki kata Menteri Kesehatan Hamad Hassan.

4 korban virus Corona di Iran dilaporkan meninggal

“Kami melihat pola penularan yang berbeda di tempat yang berbeda,” Dr. Sylvie Briand, direktur kesiapsiagaan bahaya infeksi global WHO, mengatakan. “Kami memiliki banyak dan keanekaragaman, wabah yang berbeda menunjukkan fase yang berbeda,” tambahnya.

Mengunjungi Wuhan

Tedros juga sempat mengatakan bahwa tim ahli internasional yang dipimpin oleh WHO dan rekan-rekan dari China akan mengunjungi Wuhan yang menjadi pusat dari epidemi virus tersebut.

Kunjungan akan digelar Sabtu, 22 Februari 2020.

Tim lengkap tiba di China akhir pekan lalu beserta dengan anggotanya, termasuk para ahli dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS, Jerman, Jepang, Nigeria, Rusia, Singapura dan Korea Selatan.(Ads-h)