17 Mei 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

pb djarum

Warga Terus Mendukung Petisi Kembalikan Audisi PB Djarum’, KPAI Mulai Berdalih

Cnndaily.net – Jakarta, Warga memberikan dukungan kepada PB Djarum setelah berselisih dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka mendukung dengan berjudulkan ”Kembalikan Audisi PB Djarum”.

Hingga Senin (9/9/2019) pukul 14.00 WIB, 51.900 responden menandatangani petisi yang diprakarsai oleh Davin Arkana.

Warga merasa bahwa tuduhan KPAI dan Yayasan Lentera Anak tidak berdasar. “Sementara tahun demi tahun PB Djarum selalu menghasilkan atlet bulutangkis terkenal, sebut saja Tontowi Ahmad dan Kevin Sanjaya, yang sering membawa nama Indonesia yang harum di panggung bulu tangkis internasional,” tulis petisi itu.

“Dengan penutupan ini, KPAI secara tidak langsung menutup kemungkinan lahirnya atlet yang baik dan berkualitas, dan ini akan berdampak besar pada kemajuan bulutangkis di Indonesia.”

Baca Juga : Jembatan Antar Kecamatan di Bojonegoro Hancur, Warga Harus Berputar 10 Km

Alih-alih berurusan dengan PB Djarum, petisi ini menyoroti kinerja KPAI yang dianggap memungkinkan stasiun televisi untuk menyiarkan opera sabun yang tidak ditiru anak-anak.

“Jika KPAI menuduh PB Djarum mengeksploitasi anak-anak, bagaimana dengan Sinetron televisi yang menyiarkan adegan-adegan yang tidak sesuai untuk meniru anak di bawah umur?”

Baca Juga :  Kartika Wirjoatmodjo dari Konsultan Pajak Jadi Wamen BUMN

“Saya pikir ini adalah korelasi antara sinetron anak-anak dan bulu tangkis. Biarkan anak-anak menyalurkan bakat mereka sehingga suatu hari mereka dapat terbang merah putih di puncak tertinggi.”

Dugaan eksploitasi anak-anak

KPAI menuduh PB Djarum mengeksploitasi anak-anak. Untuk alasan ini, KPAI mendesak Yayasan Djarum untuk berhenti menggunakan anak-anak sebagai citra merek promosi dalam kegiatan mendengar.

Di bawah tekanan ini, PB Djarum menghentikan Audisi Umum Beasiswa Badminton tahun depan. “Kami telah menjelaskan dan ada banyak bukti bahwa PB Djarum bukan produk tembakau. Tahun lalu kami memenangkan penghargaan sebagai Menpora Sports Institution of the Year. Itu bukti nyata bahwa kami bukan produk rokok,” katanya. Direktur Program Yayasan Olahraga Djarum Bakti, Yoppy Rosimin.

Baca Juga : Nokia Kini Hadir Dengan 3 Kamera Belakang

KPAI Berdalih

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membantah larangan audisi bulutangkis yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bulutangkis (PB) Djarum. Mereka hanya ingin unsur-unsur yang terkait dengan promosi rokok dihapus dari kegiatan yang melibatkan anak-anak ini.

Baca Juga :  Dukung Pertemuan Jokowi-Prabowo, Surya Paloh Legowo Nasdem Tak Masuk Kabinet

Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty mengatakan bahwa anak-anak secara tidak langsung merupakan bagian dari promosi produk rokok dalam beasiswa bulutangkis PB PBar Djarum.