19 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

pialadomino

Prediksi Presiden Jokowi Tentang Kapan Wabah Corona Berakhir

CNNdaily – Jakarta, hari ini, wabah Corona di Indonesia telah menyebar di 34 provinsi. Jumlah pasien positif Covid-19 juga ikut bertambah.

Hingga Jumat, 17 April kemarin tercatat ada penambahan 407 kasus baru hingga total menjadi 5.923 orang terkonfirmasi positif Corona. 

Namun, seiring dengan itu, jumlah pasien sembuh juga ikut mengalami peningkatan. Bahkan melebihi angka kematian. Kini jumlahnya menjadi 607 orang.

Jika sampai hari ini, jumlah pasien positif Corona terus bermunculan, kapan kiranya pandemi akan berakhir? Presiden Joko Widodo atau Jokowi memprediksi wabah Corona akan berakhir di akhir tahun 2020.

Oleh sejumlah peneliti dikatakan, jika seseorang tidak menunjukkan gejala batuk maupun sesak napas setelah terinfeksi, kehilangan indra penciuman secara tiba-tiba bisa merupakan tanda awal Corona Covid-19. Ciri-ciri berikutnya muncul ruam hingga mata merah.

Sementara itu, di tengah pandemi Corona, warga digegerkan oleh bocah 8 tahun yang bergelantungan di kabel sutet setinggi 15 Meter. 

Selesai di Akhir 2020

Belum ada yang bisa memprediksi secara pasti kapan pandemi ini akan berakhir. Namun, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini, wabah Covid-19 akan berakhir setidaknya sampai akhir tahun ini.

Baca Juga :  Pakar Australia sebut PCR Tidak Cukup Untuk Deteksi Corona Hasil Mutasi
wabah corona

“Saya meyakini, saya meyakini ini hanya sampai pada akhir tahun,” ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Kamis, 16 April 2020.

Menurut Jokowi, banyak sektor industri yang terimbas wabah corona ini. Salah satu yang paling terasa yaitu industri pariwisata.

Dia pun meyakini, industi pariwisata yang kini melesu akibat pandemi Corona akan berkembang pesat. Pasalnya, masyarakat selama masa pandemi beraktivitas di dalam rumah akan pergi berwisata setelah Corona selesai.

“Semua orang pengen keluar, semua orang pengen menikmati kembali keindahan-keindahan yang ada di wilayah-wilayah yang ada pariwisatanya,” jelas Jokowi.

Untuk itu, dia meminta agar semua pihak optimistis virus Corona segera selesai. Jokowi ingin para menterinya memanfaatkan momentum setelah Corona untuk mengembangkan industri pariwisata.

“Optimisme harus terus diangkat. Sehingga booming yang akan muncul setelah Covid ini selesai itu tidak bisa kita manfaatkan secara baik,” tutur dia.

Presiden Jokowi juga meminta agar menteri terkait menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata. Hal ini sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi aksi pemutusan hubungan kerja (PHK)

Baca Juga :  Jaksa Agung Pastikan Tak Pernah Cabut Red Notice Buron Djoko Tjandra

“Penyiapan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini harus betul-betul dilakukan agar mereka bisa bertahan dan tidak melakukan PHK secara besar-besara,” kata Joklowi.