15 Mei 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

cpns

Viral! Surat Pelamar CPNS kepada Bupati yang Memohon Agar Diterima

Cnndaily.net, Jakarta – Viral sebuah surat yang dibuat oleh seorang pelamar CPNS yang ditujukan untuk Bupati Enrekang. Surat itu ditulis oleh seorang warga bernama Yandu yang berisi curahan hatinya terkait CPNS. Ia mengaku jika orangtuanya sangat ingin dirinya menjadi PNS, namun ia kesulitan dengan proses pendaftaran.

Yandu mengeluhkan jika proses pendaftaran CPNS terlalu berbelit-belit dan menyulitkan para pelamar dari daerah. Surat tersebut terlihat dilengkapi dengan materai 6.000. Netizen beramai-ramai menanggapi surat yang ditulis Yandu tersebut. Menurut para netizen, surat itu seolah-olah Yandu sedang mengemis kepada bupati.

Baca Juga : KPK Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Tulungagung Supriyono

1. Curhat sulitnya menjadi PNS

Minggu (24/11/19), sebuah surat berisi permohonan agar diterima menjadi CPNS yang ditujukan ke Bupati Enrekang Sulawesi Selatan (Sulsel) viral di media sosial. Surat itu dikirim oleh seorang pemuda bernama Yandu yang mengaku warga Kecamatan Maroangin, Enrekang.

Surat yang ditulis Yandu pada 10 November lalu ini menjadi viral setelah beredar di media sosial. Surat tersebut berisi curahan hati Yandu yang sangat ingin diterima sebagai PNS. Ia juga menyampaikan jika pendaftaran CPNS terlalu berbelit-belit dan menyulitkan para pelamar.

Baca Juga :  Mantapp! Kerata Api Dari Siantar Ke Danau Toba Akan Dibangun

2. Tanggapan warga

Keresahan yang mungkin dialami hampir semua pelamar CPNS itu ditulis Yandu di dalam suratnya. Surat tersebut menarik perhatian masyarakat, salah satunya adalah Makmur, warga Pare-Pare yang mengakui sulitnya proses pendaftaran.

Humas Pemkab Enrekang, Amirullah mengaku sudah melihat surat yang sedang viral di media sosial itu. Ia sendiri belum memastikan siapa yang membuat surat tersebut.

3. Dihujani hujatan netizen

View this post on Instagram

Lagi musim… 😁

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

“Jika nanti saya diterima kasian terserah mami bapak mau suruh saya jadi guru kah, jadi tendangan administrasi kah ataupun suruh kasi naik bendara tiap hari juga tidak papa ji yang penting saya bisa bekerja, kah kasian mami orang tua ku pak,” tulis Yandu.

“Mungkin surat yang ditulis Yandu itu mencurahkan isi hati tentang berbelit-belitnya berkas pendaftaran CPNS di Indonesia, khususnya Kabupaten Enrekang,” ujar Makmur, Minggu (24/11/19).

“Saya sudah melihat surat itu melalui media sosial. Hanya saja, siapa dan dari mana penulisnya belum diketahui, walau sang penulis mencantumkan wilayah Kabupaten Enrekang,” kata Amirullah.

Baca Juga : Bayi di Bogor Digigit Tikus Saat Tidur

Baca Juga :  CEO Realme Ketahuan Gunakan Iphone

Bukannya menarik simpati netizen, surat tersebut justru dibanjiri hujatan. Akun Instagram @makassar_iinfo mengunggah foto surat pada hari Senin (25/11/19) lalu. Kolom komentar unggahan itu pun dibanjiri komentar netizen. Mayoritas netizen menilai jika surat tersebut terkesan mengemis kepada bupati.

Menjadi Pegawai Negeri Sipil memang didambakan masyarakat Indonesia. Faktor terjaminnya kesejahteraan menjadi faktor membludaknya pendaftar CPNS setiap tahunnya. Untuk itu, persaingan antar pelamar memang tergolong ketat. Dibutuhkan kerja keras bagi pelamar agar bisa diterima menjadi PNS.