19 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Kanker Ganas

Kisah Inspiratif! Mahasiswi Ini Wisuda Setelah Berjuang Melawan Kanker Ganas

Cnndaily.net, Surabaya – Kisah viral dari seorang mahasiswa yang certiakan perjuangan lawan kanker ganas. Mahasiswa tersebut lulus meski dirinya menderita kanker stadium 3A.

Simak kisahnya di sini!

Penyakit kanker memang menjadi salah satu penyakit yang masih belum bisa ditemukan obatnya sampai hingga saat ini. Penderita kanker harus terus berjuang keras dalam berbagai perawatan untuk menekan keganasan penyakit tersebut.

Belum lama ini, warganet dibuat kagum dengan perjuangan seorang mahasiswi yang mengidap penyakit kanker. Mahasiswi itu akhirnya lulus kuliah walaupun telah didiagnosa menderita kanker tulang ganas.

Melalui akun Twitter @AidaRashidi, wanita tersebut menceritakan perjuangannya melawan kanker.

“Prestasi tertinggi saya sejauh ini sebenarnya, untuk memiliki keberanian untuk melewati semua ini, untuk menerima nasib saya, untuk bekerja lebih keras dan menyelesaikan studi saya dan juga menyembuhkan diri saya secara fisik dan mental.” tulis Aida Rashidi pada 14 Oktober 2019 lalu.

Cuitan Aida Rashidi berhasil mencuri perhatian banyak orang hingga viral di Twitter. Cuitan Aida Rashidi itu berhasil mendapatkan retweet lebih dari 12 ribu.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Veda Ega, Raja Cilik Sirkuit Yang Masih Belum Boleh Naik Motor di Jalanan

Baca Juga : Tragis, Dua anak ini menangis melihat kedua orang tuanya terbakar

Sebelumnya, Aida Rashidi juga sempat menceritakan kisah perjuangannya melawan kanker di akun Instagramnya.

Aida diketahui menempuh pendidikan diploma sejak 2015 lalu.

Namun, Aida harus menempuh pendidikan diploma lebih lama dari teman-temannya lantaran kondisinya.

“Saya memulai diploma saya pada tahun 2015 di arau kampus, itu seharusnya merupakan perjalanan 2 setengah tahun tetapi berakhir lebih lama dari itu.” tulisnya di akun Instagram.

Ia disebut kerap bolak-balik rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisinya.

Di tahun 2017, hasil pemeriksaan terkait kondisinya akhirnya muncul.

Aida didiagnosa menderita sarkoma pada rahang kiri dan kanker tulang stadium 3A.

“Saya tidak bisa menghitung berapa banyak darah yang mereka ambil untuk menguji saya. Berhari-hari menunggu hasil, melakukan biopsi, CT scan sampai akhirnya hasilnya tiba pada 15 Februari 2017, dan saya didiagnosis menderita sarkoma pada rahang kiri saya, kanker tulang stadium 3a yang ganas. Itu adalah hari paling menghancurkan dalam hidup saya.”

Baca Juga :  Bayi di Bogor Digigit Tikus Saat Tidur

Setelah mengetahui hal itu, ia bahkan sampai harus menunda studinya dan meninggalkan teman-temannya.

Ia pun mulai melakukan kemoterapi selama 12 kali dalam satu tahun.

“Saya pergi untuk kemo total 12 siklus dalam satu tahun, 1 siklus terdiri dari 3 hari, 12 jam kemoterapi.”

Selama melakukan kemoterapi, ada berbagai perubahan fisik yang ia rasakan.

Baca Juga : Berbagai Cara Untuk Merayakan Peresmian Relawan Jokowi di 2014 dan 2019

Rambut Aida menjadi botak, staminanya berkurang, memar dan luka juga ditemukan di setiap bagian tubuhnya.

Aida kemudian melakukan operasi pada 19 Juli 2017.

Setelah melakukan operasi, Aida kembali bersemangat menyelesaikan studinya. Ia memutuskan untuk pindah kampus agar lebih dekat dengan rumah sakit. Di waktu yang sama, Aida berusaha menyelesaikan studinya.

Ia menyadari bahwa otaknya jadi lebih lambat dalam berpikir. Namun, hal itu tak membuatnya mudah menyerah. Ia terus berjuang hingga akhirnya ia lulus kuliah.

“AKU AKHIRNYA LULUS !! Semuanya berkat keluarga dan teman-teman dan dokter / perawat saya di hkl untuk semua dukungan yang mereka berikan kepada saya dan merawat saya siang dan malam.” ungkapnya.

Baca Juga :  Menko Polhukam Mahfud: Pemerintah Tolak Tafsir Pancasila Jadi Trisila