13 Juni 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

bupati-banjarnegara

bupati-banjarnegara

Viral Aksi ‘Nyeleneh’ Bupati Banjarnegara Rebahan dan Guling-Guling di Jalan

CNNdaily.net, Banjarnegara – Bukan Budhi Sarwono namanya jika tak suka bikin heboh. Usai viral slip gaji, Bupati Banjarnegara ini kembali bikin ramai dunia maya dengan aksinya rebahan dan guling-guling di jalan.

Ya, beberapa hari terakhir ini foto sang bupati dengan pose ngempos (mengempaskan diri) di jalan bersama dua kepala dinas atau OPD kembali ramai menghiasi jagat medsos. Saking viralnya gaya Bupati Banjarnegara ini bahkan sampai ditiru oleh bocah-bocah SD.

Foto tersebut kali pertama diunggah oleh akun Instagram Kabupaten Banjarnegara awal pekan ketiga November 2019 ini. Mendadak sontak, unggahan nyeleneh ini pun menuai komentar beragam. Tak pelak, pose sang bupati ini pun menjadi konsumsi warganet. Di antara komentar positif, muncul pula komentar negatif alias nyinnyir.

Baca Juga : Pesan Terakhir Salah Satu Korban yang Tewas Membeku Dalam Truk Kontainer Di Inggris

Misalnya, komentar dari akun suwignyo.rk. Dia bertanya soal pencopotan pejabat yang tak becus urus jalan. “Ini yang katanya mau dicopot gara gara gak becus urus jalan kok malah eksis bareng. Ah saya sudah faham,” tulis suwignyo.rk, di kolom komentar. Ada pula komentar bernada heran. “Biar apa?,” tulis akun andriawan.

Baca Juga :  Kominfo Siap Berantas Situs Streaming Ilegal

Berawal dari Instagram, foto Bupati Banjarnegara ini beredar kencang di Facebook hingga aplikasi perpesanan, WhatsApp. Lantas bagaimana komentar sang bupati?

Apa Maksud Bupati Rebahan dan Guling-Guling di Jalan?

Budhi mengaku aksinya rebahan di jalan itu murni spontan. Dia membantah ada setting atau rekayasa dari fotonya yang nyeleneh ini.

“Oh, itu foto murni. Tidak ada rekayasa sama sekali,” katanya, Kamis, 24 Oktober 2019.

Ikhwal foto viral ini, ia pun berkisah, Senin (21/10/2019) ia mengajak Kepala DPU PR, Tatang Rochyadi dan staf, Humas, staf Satpol PP dan Kodim, menengok jalan di Desa Petir Kecamatan Purwanegara khususnya Dusun Kayubima, Krinjing dan Sranti yang terisolir.

Jalur tersebut juga menghubungkan denan kabupaten Kebumen. Ternyata kondisinya sangat buruk.

Saat rombongan bupati meninjau jalan ini, ia bahkan sempat marah kepada Kepala DPU PR. Kemarahan sang bupati pun diunggah di kanal berbagi video.

“Kemarahan saya beralasan. Kok masih ada warga saya yang belum merdeka. Jalan di sini rusak parah,” ucapnya.

Baca Juga : Tak Dapat Jatah Kabinet, PKPI: Dukungan Kita Tulus Tanpa Syarat

Baca Juga :  Pas Kemenkum HAM Proses Pencabutan Status Pembebasan Bersyarat (PB) John Kei

Dia mengaku malu lantaran sudah membangga-banggakan Jalan Pandanarum yang halus dan Jalan Duren yang sudah mulus. Ternyata, berdekatan di wilayah itu, di Petir, Kayubima, Krinjing dan Sranti ini, kondisi jalan berkebalikan 180 derajat.

Bahkan saking rusaknya, di kanal berbagi video, banyak yang mengira jalan tersebut bukan berada di Kayubima, Banjarnegara. Mereka menerka jalan-jalan yang rusak parah itu berada di pedalaman dan bahkan ada yang menduganya wilayah luar Jawa.

“Rusak dan ekstrem sekali jalannya. Ini tidak adil. Banyak warga yang mengira itu bukanlah wilayah Banjarnegara, itu di luar Jawa atau pedalaman. Karena kondisinya yang parah,” dia mengungkapkan.