26 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

datuk domino

Kaaba in Mecca Saudi Arabia

Penyelenggara Umrah Jawa Barat Meminta Pemerintah Memfasilitasi Reschedule

Anggota Komisi VII Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis meminta pemerintah menegaskan ke Arab Saudi bahwa Indonesia bebas dari wabah virus corona (Covid-19). Hal ini menyusul larangan sementara umrah yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi.

“Soal penghentian sementara umrah, kami harap Saudi arif. Indonesia perlu tegas menyatakan corona belum ada. Indonesia clear and clean, jangan ada hoaks,” kata Iskan dalam sebuah diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020).

Ketua Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji (Sapuhi) Jawa Barat Zainurrofieq berharap Kedutaan Besar Arab Saudi dan Kementerian Agama di Jakarta memfasilitasi penjadwalan ulang keberangkatan ibadah umrah. Permintaan itu terkait larangan perjalanan umrah Indonesia karena penyebaran virus corona (Covid-19).

Zainurrofieq mengatakan, pihaknya berharap perusahaan penerbangan dan perhotelan segera menjamin amannya proses jadwal ulang bagi travel-travel yang sudah memesan tiket atau booking.

“Memfasilitasi bagi pihak penerbangan dan perhotelan dalam proses reschedule keberangkatan jamaah. Dengan penerbitan anjuran atau berita resmi kebijakan tersebut,” ucap Zainurrofieq, Jumat (28/2/2020).

Zainurrofieq menuturkan, pihaknya juga mengajak sejumlah travel haji dan umrah untuk meningkatkan sosialisasi dan pemahaman tentang berita dan kebijakan baru ini. Hal tersebut, dilakukan agar dipahami jemaah dengan lapang dada dan penuh rasa aman dengan jaminan tidak hangusnya semua pembayaran mereka yang sudah terlanjur dibayarkan.

Baca Juga :  Ketika polisi Joget Bareng Sebelum Massa Buruh Unjuk Rasa Menjelang Parlemen Berakhir

Menurutnya, berdasarkan arahan dari DPP Sapuhi, pihaknya diminta untuk menjaga kekompakan fikroh atau pemikiran, serta langkah bersama guna menghadapi kebijakan Kerajaan Arab Saudi tersebut. Keputusan penangguhan jamaah umrah dari luar negeri tersebut memang harus ditaati.

“Memang kami semua sudah dapat berita dari muasasah Arab Saudi tentang penyetopan sementara berkenaan dengan dampak virus corona dan kita wajib mentaatinya guna kemaslahatan diri jamaah, perusahaan, asosiasi dan juga bangsa kita yang selalu terus menjaga hubungan baik,” katanya.

Zainur menambahkan, pihaknya pun diminta agar tetap berjualan paket umroh musim tahun 1442 hijriah dan Haji Furoda.

“Mengajak semua pihak untuk terus berdoa dan taqorrub kepada Allah azzawajalla untuk kemaslahatan bersama dengan kasus virus Corona tersebut,” ucapnya.

Umrah