20 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

PB Djarum

Tuduhan KPAI Berbuntut Panjang, PB Djarum Hentikan Semua Beasiswa Bulutangkis 2019

Cnndaily.net – Purwokerto, PB Djarum mengumumkan berita mengejutkan bahwa Audisi Umum Beasiswa Badminton 2019 akan menjadi yang terakhir kalinya.

PB Djarum memutuskan bahwa pencarian bakat untuk atlet bulutangkis muda di berbagai pelosok Nusantara secara resmi dihapuskan pada tahun 2020.

Direktur program Yayasan Bakti Olahraga Djarum, Yoppy Rosimin, mengumumkan hal ini, pada hari Sabtu, 7 September 2019, di Hotel Aston, Purwokerto, sehari sebelum seri kedua audisi umum tahun ini, yang akan diadakan pada hari Minggu 8 September hingga Selasa, 10 September di GOR Satria, Purwokerto.

“Pada saat ini, audisi juga ditransmisikan sebagai tempat untuk mengucapkan selamat tinggal sementara, karena pada tahun 2020 kami memutuskan untuk menghentikan audisi umum. Sebenarnya, sangat disayangkan bagi banyak pihak, tetapi untuk kebaikan bersama kita hentikan dulu, kita biarkan saja sampai tenanglah, dan masing-masing bagian agar Anda dapat berpikir dengan baik, “jelas Yoppy, mengutip situs resmi PB Djarum.

Baca Juga : Menpora Malaysia Minta Pelaku Serangan Ditindak Tegas

Yoppy menambahkan, sidang kali ini juga mengurangi semua merek PB Djarum seperti yang diminta oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Obama Sebut Aksi Trump Sebagai Ancaman Besar Terhadap Demokrasi

Tidak hanya itu, peserta audisi juga mengenakan kaos dari masing-masing klub tuan rumah, bukan yang dibagikan PB Djarum seperti biasa.

“Menurut permintaan pihak terkait, dalam sidang ini kami menghilangkan semua merek PB Djarum. Karena kesadaran PB Djarum, untuk mengurangi kontroversi, kami menurunkannya. Kedua, kami tidak akan membagikan baju yang dibagikan kepada anak-anak seperti sebelumnya, dan mereka “akan mengenakan baju dari klub masing-masing, dan itu lebih dari cukup. Kami telah memutuskan, tidak ada lagi penawaran, diterima atau tidak, kami telah memutuskan seperti ini, “kata Yoppy.

Keputusan ini menyusul kontroversi yang disebabkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Dapatkan Lima Manfaat Seks Sehabis Pertengkaran

KPAI menuduh bahwa ada unsur eksploitasi anak dalam melakukan audisi publik dan mendesak Yayasan Djarum untuk berhenti menggunakan anak-anak sebagai promosi citra merek dalam kegiatan mendengar.

Bahkan, PB Djarum telah memberikan banyak bukti bahwa mereka bukan produk tembakau.

PB Djarum bahkan dianugerahi sebagai institusi olahraga terbaik tahun ini oleh Menpora.

Baca Juga :  Agun Gunandjar Rawan Golkar Nilai Pecahnya Pascamunas, rasio ini

“Itu bukti bahwa kita bukan rokok,” kata Yoppy.

Yayasan Djarum Olahraga Bakti sejak 2006 telah secara aktif merekrut kandidat muda untuk bintang bulutangkis.

Di sini lahir beberapa atlet kelas dunia, termasuk Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan dan Kevin Sanjaya.