29 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Trump Dinyatakan Tak Lagi Berisiko Tularkan Virus Corona

CNNdaily – Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinyatakan aman untuk menghentikan masa isolasi mandiri. Orang nomor satu di AS itu dinyatakan tak lagi berisiko menularkan virus corona penyebab Covid-19.

“Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Trump telah aman untuk menyelesaikan masa isolasi. Ia dianggap tidak lagi berisiko menularkan virus pada orang lain,” ujar kepala tim dokter, Sean Conley, dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP.

Trump kembali menjalani tes swab PCR pada Sabtu (10/10) pagi. Hasilnya memperlihatkan tidak ada lagi bukti replikasi virus corona yang aktif. Tingkat viral load ditemukan menurun.

Negatif dari COVID-19

Kendati demikian, Conley tak secara spesifik menegaskan bahwa Trump telah negatif dari Covid-19. “Trump sudah tidak demam dan gejalanya membaik,” ujar Conley.

Sebagaimana diketahui, Presiden Trump sempat menjalani perawatan di rumah sakit setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona pada pekan lalu. Dia dipulangkan ke Gedung Putih pada Senin (5/10) meski masih berstatus positif. Tapi kini dinyatakan tak lagi berisiko menularkan virus corona.

Baca Juga :  Permintaan Trump Ditolak Para Pejabat Pertahanan AS, 10.000 Pasukan Pengaman

Trump menduga dirinya terinfeksi saat menghadiri acara keluarga mendiang salah satu tentara AS, Gold Star Family pada 27 September lalu. Kala itu, acara tak digelar dengan menaati protokol kesehatan.

Sebelumnya, sempat juga ada dugaan bahwa Trump tertular virus corona dari Sekretaris Kepresidenan Hope Hicks.

Selain Trump, sejumlah pejabat dan orang di sekitar Gedung Putih juga terkonfirmasi positif. Diantaranya termasuk istri Trump, Melania; Juru Bicara Gedung Putih, Kayleigh McEnany; hingga penasihat senior, Stephen Miller.

Pidato Pertama

Trump telah menyampaikan pidato di depan pendukungnya yang bersorak di Gedung Putih dalam penampilan publik pertamanya sejak dirawat di rumah sakit.

Mengutip laman BBC, Minggu (11/10/2020), presiden, yang mengatakan dia tidak lagi minum obat melawan COVID-19, mengatakan kepada orang banyak bahwa dia “merasa hebat”.

Pertemuan Gedung Putih yang digelar hari Sabtu tersebut sebagian diorganisir oleh sebuah yayasan bernama “Blexit”, yang bertujuan untuk mendapatkan pemilih kulit hitam dan Latin untuk mendukung partai Republik.

Tak Lagi Berisiko

Presiden, yang melepas maskernya ketika dia mulai berbicara, mencerca Biden dan menggambarkan program Demokrat sebagai “di luar sosialisme – Komunis, itu benar”.

Baca Juga :  Kebakaran Gudang Penyimpanan Bantuan di Libanon dan Ledakan Besar di Gudang Amunisi Yordania

Trump mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa dia telah berbuat lebih banyak untuk komunitas kulit hitam daripada presiden mana pun sejak Abraham Lincoln.

Meskipun ini bukan acara kampanye resmi, ia menyinggung banyak poin pembicaraan utamanya, seperti ekonomi, tembok perbatasan, dan pemungutan suara melalui pos.

Presiden juga mengatakan bahwa tembok yang direncanakannya di sepanjang perbatasan 2.000 mil dengan Meksiko akan segera selesai.

Tak hanya itu, Trump mengatakan bahwa virus corona “menghilang”.

Sesaat sebelum dia berpidato, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan 58.302 kasus baru dalam 24 jam terakhir.