1 Maret 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

China Sementara Tidak Melayani Permintaan Vaksin Sinovac Negara Lain

CNNdaily – Jakarta, Pemerintah China menyatakan untuk sementara tidak melayani permintaan negara lain setelah vaksin corona tiba di Indonesia.

Hal itu terungkap dalam percakapan antara Asisten Menteri Luar Negeri China Wu Jianghao dan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Rabu (9/12) malam.

Indonesia telah menerima pengiriman pertama vaksin corona buatan Sinovac dari China pada hari Minggu lalu (6/12).  Pemerintah Indonesia telah menerima 1,2 juta vaksini Covid-19 Sinovac.

Menurut Wu, uji klinis tahap ketiga menunjukkan hasil yang memuaskan. Saat ini tinggal menunggu persetujuan untuk dipasarkan di China.

“Selama menunggu persetujuan tersebut, kami tidak melayani permintaan dari negara lain, kecuali yang sudah tiba di Indonesia karena memang telah menjadi prioritas kami,” kata Wu sebelum menuju tempat acara utama resepsi diplomatik peringatan HUT ke-75 RI seperti dikutip dari Antara.

Pengiriman

Pengiriman tahap pertama vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu, kata dia, sesuai dengan komitmen Presiden China Xi Jinping kepada Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Meskipun hubungan diplomatik China dengan Indonesia mengalami pasang surut, Wu melihat adanya peningkatan kerja sama yang cukup berarti dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Buntut Tidak Diberi Utang Rokok, Elvy Sukaesih Tidak Terima Anaknya Di Bilang Gila

“Malam ini izinkan saya mengucapkan selamat HUT RI yang ke-75. Saya tahu perjuangan rakyat Indonesia cukup gigih sehingga mengantarkan kepada kemerdekaan,” ujarnya.

tidak melayani

Tahun ini merupakan tahun yang ke-70 hubungan diplomatik Indonesia dengan China. Pada 1965-1990, hubungan kedua negara sempat beku.

Dubes Djauhari juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah China yang telah memprioritaskan vaksin untuk Indonesia.

“Memang sekarang ini Indonesia sedang membutuhkan vaksin itu,” ujar mantan Dubes RI untuk Rusia tersebut.

Dalam resepsi HUT Kemerdekaan RI, Wu Jianghao menjadi tamu kehormatan. Setelah memberikan sambutan dalam bahasa Inggris, Dubes mempersilakan Wu naik panggung kehormatan untuk bersulang bersama yang diikuti tamu undangan.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah dan BUMN RI di China, negara sahabat, para pengusaha Indonesia di China.

Hadir pula para pengusaha China yang berinvestasi di Indonesia, warga China yang memiliki perikatan dengan Indonesia, perwakilan media China, dan elemen masyarakat lainnya.