17 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Suara Peringatan Sebelum Ledakan Nashville yang Diduga dari Bom Mobil

CNNdaily – Nashville, Kepolisian Metro Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, menyatakan ledakan yang terjadi di pusat kota diduga kuat berasal dari bom mobil yang disimpan di dalam sebuah kendaraan rekreasi (karavan).

“Kami yakin ledakan itu tindakan yang disengaja,” kata juru bicara Kepolisian Metro Nashville, Don Aaron, seperti dilansir Associated Press, Sabtu (26/12).

Menurut Kepala Kepolisian Metro Nashville, John Drake, mereka mulanya menerima laporan melalui saluran telepon darurat (911), yang menyatakan terjadi baku tembak di depan kantor perusahaan telekomunikasi AT&T di 166 2nd Avenue North.

Suara Peringatan

Saat tiba di lokasi, polisi tidak melihat ada situasi baku tembak. Mereka malah mendengar rekaman suara pringatan  melalui pengeras yang dipancarkan dari mobil itu, meminta supaya semua orang segera menyelamatkan diri.

Polisi kemudian mengevakuasi orang-orang yang berada di lokasi kejadian.

Bom mobil itu meledak pukul 06.30 waktu setempat, dan melukai tiga orang. Salah satu korban luka adalah seorang polisi yang saat ini mengalami gangguan pendengaran. Akan tetapi, seluruh korban luka dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Penyidik Polda Metro Jaya Mendapat Umpatan dan Diusir Massa FPI di Petamburan

bom mobil

Kepolisian setempat lantas mengunggah foto melalui media sosial Twitter, yang memperlihatkan sebuah karavan yang diduga sengaja diledakkan. Foto itu diambil dari kamera pengawas. Aparat setempat menyatakan mereka tidak menerima ancaman apapun sebelum insiden itu terjadi.

Ledakan itu merusak sekitar 41 bangunan di sekitar lokasi kejadian. Aparat menyatakan mereka juga menemukan serpihan tubuh manusia di lokasi kejadian. Belum diketahui apakah dia merupakan pelaku atau korban.

Lokasi ledakan itu tidak jauh dari kawasan wisata yang menampung sejumlah toko cendera mata hingga restoran, dan biasanya dipadati turis.

Biro Penyelidikan Federal AS (FBI) turut terlibat dalam mengusut ledakan itu. Sampai saat ini belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas ledakan itu. Pemerintah Kota Nashville untuk sementara memberlakukan jam malam di lokasi kejadian ledakan itu.