28 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

RSUD Cengkareng Ditetapkan Sebagai RS Khusus Covid, Terntara hanya Sisa 14 Bed Isolasi

CNNdaily – Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, sebagai RS yang khusus melayani pasien terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

Menilik data teranyar rumah sakit online di laman dinas kesehatan yang diakses Kamis (10/9). Ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy untuk isolasi pasien covid-19 di RSUD Cengkareng tersisa 14 tempat tidur.

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mengalihfungsikan keseluruhan gedung hanya untuk melayani pasien covid-19. Dinas Kesehatan DKI juga menegaskan dalam pekan ini Rumah Sakit di bawah kepemimpinan Bambang Suheri ini sudah menyetop pelayanan pasien non-Covid-19.

Selain itu, RSUD juga telah menyiapkan setidaknya 40 tempat tidur tambahan sebagai tahap awal persiapan alih fungsi Rumah Sakit. Sedangkan sebelumnya, RSUD Cengkareng hanya menyediakan 230 tempat tidur baik untuk isolasi dan ICU, serta secara keseluruhan, saat ini RSUD cengkareng memiliki total 284 kamar rawat inap.

RS yang berlokasi di Jalan Kamal Raya Nomor 13 ini pertama kali dibangun pada tahun 2000 silam. Awalnya, pada tahun 1999, Kadinkes DKI Jakarta bersama Wali kota Jakarta Barat mengusulkan pembangunan sarana kesehatan berupa Rumah Sakit dengan memanfaatkan tanah milik Perum Perumnas. Usulan tersebut kemudian disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

Baca Juga :  Ditinggal Pemilih, Trump Perpanjangan Bantuan Keuangan untuk Pengangguran AS

Juga melayani pasien BPJS

Pembangunan yang berjalan dalam dua periode ini membutuhkan waktu total pembangunan 430 hari. Kini, dalam kesehariannya, fasilitas kesehatan (faskes) ini juga melayani pasien umum dan pasien BPJS dari kelas 1 hingga kelas 3.

Lebih lanjut, RSUD Cengkareng juga sempat tersangkut kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2018. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menetapkan tiga orang tersangka dari kasus itu.

Saat itu, ketiganya diduga terlibat pengadaan 13 jenis alat rumah sakit seperti alat kimia klinik, infus pump, mikroskip transmited light dan lainnya dengan jumlah beragam tiap unitnya.

RSUD Cengkareng

Kini, tak hanya RSUD Cengkareng, Anies juga menetapkan RSUD Pasar Minggu yang berada di bilangan Jakarta Selatan sebagai RS khusus melayani penyintas covid-19.

“Ke depan kita jadikan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Cengkareng diubah menjadi RS khusus covid-19,” kata Anies dalam konferensi pers penetapan PSBB DKI Jakarta, Rabu (9/9) petang.

Selain itu, merespons kenaikan kasus positif covid-19 yang terus meningkat, pihaknya juga bakal menambah tenaga kesehatan, guna mengantisipasi keadaan kekurangan nakes.

Baca Juga :  Iriana Dan Jokowi Nikmatin Twilight Di Kaimana Papua Barat

Anies juga memastikan pihaknya bakal memberikan perhatian dan perlindungan ekstra terhadap para nakes, mengingat angka kematian tenaga ahli kesehatan juga telah mencapai angka 100 orang lebih.