15 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Rohana Kudus

Rohana Kudus Seharusnya panjang-Ditetapkan Menjadi Pahlawan Nasional

Cnndaily.net,padang – Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Fadli Zon mengapresiasi penganugerahan dari Rohana Kudus sebagai Pahlawan Nasional. Penghargaan, didirikan melalui Departemen Sosial Nomor SK 555/3 / PB / .05.01 / 11/2019 tanggal 7 November 2019.

Dari track record sejarah, Rohana Kudus adalah orang yang memiliki jasa besar untuk membangun kesadaran nasional dan melawan penjajah secara fisik dan intelektual. Fadli Zon yang juga menjaga upaya yang kuat keluarga dan pengusul komite, menyambut baik keputusan pemerintah.

Karena proses birokrasi dilalui dalam Rohana Kudus penentuan gelar pahlawan tidak mudah dan cukup panjang. Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 telah menerima panitia dan keluarga Rohana Kudus. Dia juga orang yang merekomendasikan pemberian gelar Pahlawan Nasional.

“Pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Rohana Kudus ini merupakan kabar baik bagi seluruh keluarga dan warga Sumatera Barat Minangkabau menjelang Memorial Day,” kata Fadli Zon dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (2019/09/11 ).

baca juga :Viral Pemotretan di Pemakaman, Pemilik Butik Dapat Banyak Kecaman dan Terancam 1 Tahun Penjara

Baca Juga :  Libur Akhir Pekan, Jalur Puncak Bogor Macet hingga 9 Km

Fadli Zon mengatakan, berdasarkan catatannya, proses pengajuan Rohana Kudus Pahlawan Nasional telah disampaikan kepada Departemen Sosial sejak tahun 2009. Pada saat itu, persyaratan Rohana Kudus menjadi pahlawan belum terpenuhi karena persyaratan harus akademis, saksi dan persyaratan lainnya.

Kemudian Departemen Sosial memberikan kesempatan bagi Komite untuk pengusul Rohana Kudus Pahlawan Nasional untuk melengkapi persyaratan lainnya tidak terpenuhi. “Karena itu, saya menilai sosok Rohana Kudus harus telah lama diterima pahlawan nasional. Tapi karena proses pembentukan Pahlawan Nasional masih sangat birokratis, kadang-kadang ada tokoh yang berjasa bagi bangsa, itu bisa dilupakan,” katanya

Menurut Fadli, pada bulan April 2018 keluarga Rohana Kudus dan komite pengusul dari mereka cucu Rohana Kudus, Edy Junaidi, penulis biografi Rohana Kudus, Hasril Chaniago dan Ketua Organisasi Rohana Kudus, Yulia Kudus, datang ke rumah, dan ia sangat mendukung sekali sehingga proses mengusulkan dikawal dan terawat rapi.

“Rohana Kudus memiliki layanan besar untuk bangsa. Saya tahu dia sebagai sosok yang menginspirasi bangsa ini melalui kekuatan teks. Track record Rohana tidak hanya mencatat perannya dalam kemajuan perempuan di masanya, tapi juga memelopori sejarah pers di Indonesia. Tidak mengherankan, sosok Rohana dikenal sebagai wartawan, jurnalis wanita pertama di Indonesia, “katanya.

Baca Juga :  Pengacara Mahasiswa Papua Sebut Jokowi Salah Ambil Keputusan

keterampilan keaksaraan dan semangat untuk kemajuan perempuan, Rohana memberikan menerbitkan “Edit Melayu” pada 10 Juli 1912. Sebuah surat kabar khusus untuk wanita yang slogan koran Minangkabau wanita di alam. Melalui fokus makalah ini Rohana menyajikan gagasan pentingnya organisasi untuk kemajuan perempuan.

baca juga :Kebakaran di New South Wales, Australia Tewaskan 350 Ekor lebih Koala

Selain sebagai perjuangan media, melalui surat kabar Rohana juga memberdayakan kelompok perempuan berperan aktif. Bahkan komposisi editorial dari redaksi, editor dan penulis semua adalah perempuan. (Baca: Rohana Kudus, wartawan dan pendiri koran Pertama Perempuan di Indonesia)

Selain mendirikan Melayu Edit, perjuangan Rohana dalam memberdayakan perempuan juga diwujudkan dengan membangun keahlian khusus Amai Setia sekolah pada tahun 1911. Meskipun banyak ditentang pada saat itu, sekolah, cikal bakal dari ekonomi kreatif di Sumatera Barat mulai.
Rohana mengajarkan gadis-gadis berbagai keterampilan seperti menjahit, bordir, dan merajut. Bahkan di sekolah-sekolah yang Rohana juga mengajarkan pelajaran umum membaca dan menulis, agama, sopan santun, dan Belanda.

Baca Juga :  Produksi Narkoba di RS, Napi Dipindahkan ke Nusakambangan

Rohana Aktfinya untuk membangun hubungan koperasi, membuat siswa sekolah mampu kerajinan pasar ke Eropa. Melalui sekolah, Rohana Minangkabau mendorong perempuan untuk menjadi mandiri secara ekonomi. Sampai saat ini, Yayasan Kerajinan Amai Setia masih berdiri di Koto Tower.

“Dari track record sejarah Rohana, sebagai wartawan pertama Indonesia, pelopor pers Indonesia, ekonomi kreatif mengemudi di Minangkabau, dan tokoh-tokoh serta pelopor pendidikan, kita bisa melihat berapa banyak manfaat Rohana Kudus untuk bangsa ini. dengan pembentukan pahlawan nasional, kami berharap kiprah Rohana Kudus dan jasa, yang masih tenggelam dalam tumpukan teks sejarah, dapat semakin dipelajari lebih luas oleh generasi muda, “katanya.