27 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Rocky Gerung Kepanasan Melihat Jokowi Resmikan Pabrik PT Esemka

Jakarta, CNNDaily.net – Kekhekian seorang Rocky Gerung terhadap Jokowi ibarat penyakit Kanker stadium enam, melebihi stadium yang berlaku untuk penyakit kanker itu sendiri yang hanya mencapai maksimal stadium empat.

Berita tentang diresmikannya pabrik mobil nasional Esemka rupanya cukup membuat Rocky Gerung kepanasan. Apalagi sekitar dua minggu lalu, di acara ILC yang tayang hari Selasa tanggal 20 Agustus 2019 lalu, Rocky Gerung mengatakan bahwa proyek mobil Esemka Jokowi adalah sebuah proyek ngibul. Celoteh si professor tanpa sejarah ini keluar ketika acara ILC membahas tentang rencana Jokowi memindahkan Ibukota ke Kalimanta. Rocky Gerung saat itu mengatakan bahwa rencana kepindahan ibukota oleh Jokowi itu tak lebih dari rencana asbun, atau asal bunyi. Lalu dia mengambil contoh rencana pembuatan mobil nasional Esemka yang tidak kunjung terrealisir.

“Sebab bab satu biografi Pak Jokowi nanti adalah soal Esemka yang adalah ngibul, out bab satunya.” Kata Rocky. “Sekarang Pak Jokowi akan tutup masa pengabdiannya pada tahun 2024. Karena itu dari di berita, pada tahun 2023 harus pindah ibukota supaya bab terakhir dari biografi Jokowi, itu legacy-nya. Jadi bab satu ngibul, bab terakhirnya asbun.” Imbuh Rocky Gerung dengan gayanya yang dibuat-buat agar terkesan ‘khas’.

Baca Juga :  Membahas Fakta, Setan Genderuwo yang Suka Mengganggu Perempuan

Baca juga: Harga Telur ayam masih tergolong stabil dipasaran

Eeeeh… tiba-tiba HARI INI, TANGGAL 6 SEPTEMBER 2019, media diramaikan dengan berita peluncuran mobil Esemka Bima di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali.

Duuuh telak banget yah Presiden kita menjawab mahluk senyinyir dan sedengki Rocky Gerung…. Ha ha ha….

Bukan Rocky Gerung kalau tidak bermanufer untuk membela diri di depan para pemujanya. Katanya, dalam cuitannya yang terbaru, Rocky Gerung mengungkapkan fakta baru yang menyebutkan bahwa Esemka bukan mobil nasional. Dalam berita itu disebutkan jika PT Esemka atau SMK atau Solo Manufaktur Kreasi, hanya merakit mobil tersebut.

Dan Rocky Gerungpun buru-buru mencuitkan beberapa cuitan kemenangan dengan kalimat “Dirakit. Dirakit (di) Indonesia, Ndro” tulisnya dengan emoticon senyum.

“Fanatisme yang dirakit (di) kolam. Dungu.”

“Merakit itu ada manualnya. Gak perlu otak. Gitu bong.”

Rocky Gerung juga seperti mencari-cari siapa-siapa saja yang mencuitkan tentang mobil Esemka dan dia menemukan cuitan milik Budiman Sudjatmiko. Lalu dia membalasnya, “Mobil itu dibuat (di) Indonesia. Siapapun bisa bikin mobil (di) Indonesia. Mobil apapun bisa dibuat (di) Indonesia. Cuma “di,” tulis Rocky menanggapi unggahan Budiman.

Baca Juga :  Jangan Lepas Sepatu Saat di Pesawat karena BAHAYA !!!

Ya Alloh… betapa sebuah penampilan seorang pecundang yang sangat buruk sekali. What a bad loser this guy!! Untungnya kita mengenal cerita para dewa Yunani dimana ada Zeus, ada Herculas dan juga ada Judas. Dan Rocky Gerung itulah si Judas. Tapi jujur saja yah, di dalam film Herculas, perilaku Judas jauh lebih bagus kalau dibandingkan si Rocky Gerung ini.

Dikiranya kata “di” itu mudah untuk dilakukan??? Siapapun bisa bikin mobil “di” Indonesia. Masa sih? “Siapapun” di sini maksudnya orang perseorangan atau sebuah perusahaan? Kalau orang perseorangan, kira-kira Rocky Gerung sendiri bisa ga bikin mobil “di” Indonesia? Atau pemujanya ada ga yang bisa bikin mobil “di” Indonesia? Ya memang, kita tahu para kritikus film itu belum tentu bisa bikin film. Tapi bukan berarti mereka bisa menghujat sebuah film.

Baca juga: 5 Fakta Menarik X-59, Pesawat Supersonik NASA Berkecepatan 1.510 Kilometer Per Jam

Sejauh daya ingat yang saya miliki, sejak Jokowi menjadi Presiden Indonesia, dan sejak Rocky Gerung muncul di ILC, saya melihat betapa si Rocky Gerung ini seperti memiliki begitu banyak kepentingandengan apapun yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Tak ada satupun yang tidak dia komentari.

Baca Juga :  Kabupaten Bandung punya destinasi Digital Pasar Puri Bambu

Dan kalau sudah melihat Rocky Gerung mengomentari seorang Jokowi, kita melihat sebuah attitude seakan Rocky Gerung lebih berhasil menjadi manusia mapan dibandingkan Jokowi. Padahal, dipandang dari sisi manapun, seujung rambutpun “nothing compared” lah antara Jokowi dan Rocky Gerung. Dari sisi karir, menjadi presiden dari sebuah negara, mau baik atau buruk, tetap saja adalah sebuah top of the topest carrier in the world.

Dari sisi keluarga, jelas Jokowi menang telak. Dari sisi tata krama, etika, whatsoever is that… Jokowi lebih berbudaya. Mungkin… ini baru mungkin yah, Rocky Gerung lebih cerdas dari Jokowi. Tapi cerdasnya Rocky Gerung itu karena dia menganggap semua orang dungu, bukan karena semua orang menganggap Rocky Gerung yang cerdas. Ha ha ha….