28 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

pembagunan ibukota baru

Rencana Penataan Ibu Kota Baru

Cnndaily.net,kaltim – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkapkan tentang modal baru dari rencana restrukturisasi. Menurut dia, BPPT telah mengembangkan teknologi mitigasi bencana, penggunaan lahan, zonasi, dan tanah dalam proses ibukota bergerak baru di Paser Utara dan Penajam Kutai Kertanegara.

BPPT Hammam Riza juga menyebutkan BPPT akan berlomba-lomba untuk dukungan untuk proses persiapan pemindahan ibukota.

“Kami akan mengumpulkan tidak hanya untuk satu bidang, tetapi juga banyak daerah yang dapat dipengaruhi oleh inovasi dan teknologi milik BPPT,” kata Hammam dalam sebuah pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com Jumat (25/10).

Pengembangan, disebut uap terus membuat dua kabupaten sebagai menggantikan ibukota Jakarta yang ideal.

BPPT juga membantu membantu dalam bidang lingkungan dan bencana, karena sekarang bahkan BPPT sedang mengembangkan teknologi sistem peringatan dini.

baca juga :3 Pekan Hilang, Wanita di Sumsel Ditemukan Tewas Dalam Cor Semen

“Kami telah memberikan rekomendasi dan modal baru dapat menggunakan teknologi dalam semua aspek bencana, baik dari segi mitigasi, di bencana, sebagai akibat dari bencana seperti evakuasi, dan lainnya, “kata Hammam.

Baca Juga :  Indonesia Pesan 2 Jet Tempur Canggih (AS), F-16 Block 72 Viper Terbaru

Hammam juga mengatakan, BPPT akan berusaha untuk mendorong adopsi teknologi masa depan yang akan dilaksanakan di ibukota baru. Teknologi ini seperti, pengelolaan sampah, air, energi, teknologi informasi, transportasi, dan banyak lagi.

Hammam menjelaskan membangun aplikasi ibukota teknologi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Antisipasi pertumbuhan ekonomi juga disiapkan agar tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Bagaimana mempersiapkan untuk konsolidasi industri baru dalam pembangunan berkelanjutan tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Bagaimana kombinasi industri baru seperti kendaraan listrik dan membangun daerah menggunakan teknologi ramah lingkungan harus mencegah kerusakan hutan lindung,” katanya.

kota pintar

Selain itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Kabinet Indonesia Maju Johnny G. Plate mengatakan calon ibukota baru, Kalimantan Timur (Kaltim) harus memiliki desain cerdas kota.

baca juga :KNKT Ungkap Runutan Masalah Lion Air PK-LQP Hingga Jatuh di Karawang

Johnny mengatakan ia akan membangun teknologi komunikasi infrastruktur teknologi informasi (ICT) di calon ibukota di Kukar dan Penajam Paser Utara.

“Tentu saja jika ibu baru pasti di ibukota baru kemudian ia memiliki kota pintar. Oleh karena itu, infrastruktur teknologi dasar harus benar-benar kuat, dan siap, “kata Johnny Media Departemen Bangunan Komunikasi, Jakarta, Kamis (24/10).

Baca Juga :  Kemlu Siap Bantu Urus Jenazah WNI yang Meninggal Akibat Virus Corona

Selain itu, Johnny juga telah mengutip mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro. Bappenas berencana untuk membuat ibukota baru di hutan kota cerdas untuk waktu kota (hutan kota).

Jumlah pemindahan ibu kota dana yang dibutuhkan sekitar Rp486 triliun. Sebanyak 54,6 persen dari total dana atau Rp265,2 triliun akan tercapai oleh KPBU.

Beberapa pembangunan yang akan menggunakan sistem, yang membangun eksekutif, legislatif dan yudikatif, pembangunan infrastruktur utama lainnya selain yang tercantum dalam anggaran negara (APBN), pendidikan, kesehatan dan museum.

Kemudian, seperti sektor swasta khususnya Rp127,3 triliun atau 26,2 persen. Bagian dari proyek yang akan dikembangkan, seperti perumahan publik, universitas, bandara, pelabuhan, jalan tol, fasilitas kesehatan, dan pusat perbelanjaan.

Sisa pemerintah menyalurkan dana Rp93,5 triliun atau 19,2 persen dari APBN untuk pembangunan ibukota baru. Sejumlah proyek yang akan dibangun dengan dana publik, infrastruktur, pelayanan dasar, istana negara, kediaman resmi pegawai negeri sipil (PNS), pembebasan lahan, ruang terbuka hijau dan pangkalan militer .

Baca Juga :  Nasdem Undang Anies Baswedan ke Kongres