15 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Korea Selatan Laporkan Rekor Kematian Harian Akibat Covid-19

CNNdaily – Jakarta, Korea Selatan laporkan rekor kematian harian tertinggi karena virus corona mencapai 40 orang pada Selasa (29/12). Jumlah tersebut merupakan angka kematian tertinggi sejak terjadi pandemi Covid-19.

Rekor kematian kali ini melampaui rekor sebelumnya sebanyak 24 korban jiwa pada 21 dan 22 Desember.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) juga melaporkan 1.046 infeksi baru, sehingga total menjadi 58.725 kasus. Sementara total kematian sejauh ini mencapai 859 jiwa.

Perdana Menteri Chung Sye-kyun menyampaikan penyesalan atas infeksi massal dari klaster penjara Seoul. Klaster penjara sejauh ini melaporkan 757 infeksi corona.

Untuk melacak potensi penyebaran kasus pihak berwenang saat ini telah meningkatkan kemampuan pengetesan virus, terutama di ibu kota Seoul.

Rekor kematian lebih dari 50 ribu orang

Chung mengatakan dalam dua pekan terakhir lebih dari 50 ribu orang di Seoul telah menjalani tes. Lebih dari 1.400 diantaranya diidentifikasi terpapar Covid-19.

“Kami membuat kemajuan dalam menemukan penularan tanpa gejala dan [tes massa] mencegah penularan,” kata Chung dalam sebuah rapat seperti mengutip Channel News Asia.

Sejumlah pengamat mengatakan lonjakan kematian pasien Covid-19 mencerminkan peningkatan infeksi klaster di panti jompo dan pusat perawatan lansia dengan mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta.

Baca Juga :  4 Wilayah Indonesia Kembali Diguncang Gempa

Selain menggelar tes massal, pemerintah Korsel kembali memperketat sejumlah aturan, termasuk batasan baru pertemuan massal. Mulai pekan ini, warga hanya boleh menggelar pertemuan maksimal empat orang.

Rekor Kematian

Seluruh tempat wisata saat ini ditutup untuk menghentikan penyebaran virus corona selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Korsel juga telah menghentikan penerbangan dari Inggris untuk mencegah penyebaran mutasi baru virus corona.

Tiga warga Korsel yang baru kembali dari Inggris dilaporkan positif terpapar Covid-19 mutasi baru. Mereka menjadi kasus mutasi baru corona pertama yang ditemukan di Korsel.

Temuan terebut mendorong pemerintah Korsel untuk mempercepat program vaksinasi corona. Mutasi baru virus corona Inggris disebut 70 persen lebih lebih cepat menular dan sejauh ini telah menyebar ke 18 negara di dunia.