20 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Mbah Mo

Rekam Adegan Cabul Dan Perkosa Anak SD, Mbah Mo 68 Tahun Di Polisikan

Cnndaily.net – Nagnjuk, Tua-tua keladi, semakin tua semakin menjadi-jadi. Peribahasa ini sangat cocok buat Lasemo, 68. Mbah Mo asal Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk ini berani benar mencabuli Mawar, Melati, dan Bunga (nama di samarkan). Mirisnya lagi, Mbah Mo juga merekam adegan tidak pantas itu.

Dari informasi yang didapat, menyatakan pencabulan terhadap ketiga anak yang masih berumur delapan tahun itu terjadi sekitar bulan Mei hingga Juli lalu. Ketika itu, orang tua Mawar yang masih duduk di bangku kelas III SD itu masih menyewa di rumah Mbah Mo. “Mbah Mo melakukan pencabulan ketika rumahnya dalam keadaan sepi,” kata Kasatreskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan.

Baca Juga : Foto Vulgarnya Disebarkan WNA, Dinar Candy Akan Melapor ke Polisi

Saat orang tua Mawar sedang pergi, Mbah Mo mengajak bocah polos itu untuk bermain di dalam rumahnya bersama dua temannya. Setan apa yang merasuki mbah tua itu, Mbah Mo nekat mencabuli Mawar dan Bunga secara bergiliran.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Diajak Sofyan Tan Nobar Film Naga Bonar Bertujuan Mengajarkan Nasionalisme

Tak sampai disitu, Melati pun diminta untuk merekam adegan tak pantas tersebut. Secara bergirir, Melati pun tak luput dari pencabulan itu. Yang paling parahnya, Mawar malah diperkosa oleh Mbah Mo. “Dari tiga korban, hanya Mawar yang melapor. Dua lainnya enggan melapor karena masih ada hubungan family,” kata perwira asal Mojokerto itu.

Mbah Mo yang pada tahun 1980 lalu pernah dipenjara karena tersandung kasus pembunuhan itu terungkap setelah orang tua Mawar mengetahui video cabul tersebut dari tetangga Mbah Mo. In, 40, ibu Mawar sangat emosi dan langsung melaporkan Mbah Mo ke Polres Nganjuk.

Baca Juga : Sam Smith Umumkan Identitas Gendernya Sebagai Wanita??

Saat itu juga Polisi yang menerima laporan dari In Jumat (6/9) lalu, langsung melakukan visum di RS Bhayangkara. Dari hasil pemeriksaan itu dipastikan kalau Mawar telah menjadi korban tindak kekerasan seksual.

Setelah mendapat keterangan dari beberapa saksi, Mbah Mo langsung ditangkap di rumahnya Minggu (8/9) lalu. “Saat ini kami sedang mengembangkan kasus ini untuk mengetahui kemungkinan adanya tersangka lain,” kata Nikolas.

Baca Juga :  5 Teknologi Ini Wajib Dimiliki Biar Makin Happy dan Kreatif

Dari perbuatannya, Mbah Mo diancam dengan pasal 81 ayat 2, 3 Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, jo pasal 65 KUHP. Ancaman hukumannya sampai maksimal 15 tahun penjara.