30 Oktober 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

VIRAL : Razia Masker Saat Sendiri di Mobil dan Petugas Minim Protokol Kesehatan

CNNdaily – Jakarta, Di media sosial dan grup-grup perbincangan ramai beredar video penindakan terhadap pengemudi mobil yang tak pakai masker. Pengemudi mobil itu kesal lantaran beberapa protokol kesehatan justru tak diterapkan oleh petugas dan ketika menjalani persidangan.

“Aku ketangkap gara-gara di mobil sendirian terus aku karena pengap kan terus mau bernapas dikit (menurunkan masker), ditangkap dong. Dan sekarang aku berada di posko,” kata wanita bernama Evani Jesslyn di video yang viral itu.

Kepada Tim CNNdaily Evani Jesslyn mengisahkan bagaimana dia sebenarnya hanya menurunkan masker sekitar dua detik. Apesnya, di saat yang sama ada petugas gabungan yang tengah menggelar razia melihat momen tersebut.

Evani Jesslyn bisa menerima dirinya dinyatakan bersalah berdasarkan peraturan gubernur yang ada. Tapi dia juga memprotes dan mengkritik prosedur penindakan yang dilakukan petugas.

Protokol Kesehatan

Dia menilai posko untuk menampung pelanggar justru tak menerapkan protokol kesehatan. Banyak orang berkumpul tanpa memperhatikan physical distancing, selain itu ada petugas juga yang justru tak memakai masker dengan benar. Proses menunggu hingga akhirnya menuntaskan persidangan yang memakan waktu satu jam juga disebutnya terlalu lama.

Baca Juga :  WhatsApp Klaim Spyware Pegasus, Tidak Bisa Meretas Akun Penggunanya

“Malah ini (di posko) sebenarnya ramai orang, mereka malah lebih-lebih lagi nggak PSBB. Dan aku yang lagi sehat, disuruh ke sini untuk duduk dan berkurumun dengan mereka semua,” sambungnya.

Menanggapi video viral tersebut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyatakan akan melakukan penelusuran dan penyelidikan. Dia menekankan kalau penindakan terhadap warga yang tak memakai masker dengan benar sudah ada landasan hukumnya.

Saya belum tahu bagaimana proses ketika dia (Evina) ditindak, yang jelas di dalam peraturan Gubernur di sana menyatakan setiap masyarakat beraktivitas di luar rumah harus menggunakan masker. Masker yang digunakan itu harus menutupi hidung mulut dan dagu atau menggunakan masker yang benar,” kata Arifin.