26 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Pimpinan Samsung Lee Kun-hee Meninggal di Usia 78 Tahun

CNNdaily – Jakarta,Pimpinan Samsung Electronics Lee Kun-hee meninggal dunia di usia 78 tahun pada Minggu (25/10), waktu setempat. Lee merupakan sosok yang mengubah Samsung menjadi raksasa teknologi saat ini.

Lee dikenal sebagai pribadi yang memiliki gaya hidup tertutup. Ia juga sudah terbaring di tempat tidur sejak 2014 lalu karena serangan jantung. Namun, informasi mengenai kondisi terakhir Lee sebelum dinyatakan meninggal belum diketahui.

“Dengan sangat sedih kami mengumumkan meninggalnya Lee Kun-hee, Chairman Samsung Electronics. Pimpinan Lee meninggal pada 25 Oktober,” tulis perusahaan dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP.

Perusahaan Keluarga

“Lee merupakan seorang visioner sejati yang mengubah Samsung menjadi inovator terkemuka dunia dan pembangkit tenaga industri dari bisnis lokal. ‘Warisannya’ akan abadi,” sebut perusahaan lagi.

Di bawah kepemimpinannya, Lee berhasil membawa Samsung naik menjadi produsen ponsel pintar dan chip memori terbesar di dunia. Bahkan, omzet keseluruhan perusahaan saat ini setara dengan seperlima dari PDB Korea Selatan.

Samsung menjadi perusahaan yang dikendalikan sebuah keluarga dan mendominasi bisnis di Korea Selatan.

Baca Juga :  Mantapp! Kerata Api Dari Siantar Ke Danau Toba Akan Dibangun

Samsung juga berhasil mendorong bangsa dari kehancuran pasca perang sehingga ekonominya bertumbuh menempati urutan ke-12 di dunia.

Di balik keberhasilan tersebut, Lee pernah tersangkut pelanggaran pidana yang salah satu kasusnya menyuap presiden.

Pimpinan Samsung

Lee Hun-hee Sebagai ‘Raja Petapa’

Lee mewarisi kepemimpinan Grup Samsung pada 1987 silam. Perusahaan itu didirikan ayahnya sebagai pengekspor ikan dan buah, elektronik, hingga konstruksi.

Lee disebut sangat tertutup, bahkan ia jarang menampakkan diri dan memilih ‘bersembunyi’ di balik tembok tinggi kompleks pribadinya di pusat kota Korea Selatan, Seoul. Ia pun sempat diberi julukan ‘raja petapa’.

Saat ini, kepemimpinan Lee digantikan putranya Lee Jae-yong sejak 2014 pasca ia terkena serangan jantung.