18 Mei 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

ular

Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular Berbisa

Cnndaily.net jakarta – Ular adalah salah satu hewan reptil yang hidup di negara tropis. Sementara Indonesia adalah negara tropis yang memiliki banyak sawah, hutan dan kebun, sehingga kemungkinan ular bertahan sangat tinggi.

Ular memiliki 2 jenis, yaitu ular tidak berbisa dan ular berbisa. Jenis ular beracun ini tentu saja bisa berbahaya dan mengancam jiwa bagi mereka yang bertemu ular itu. Beberapa jenis ular beracun yang dapat ditemukan di sekitar adalah ular sendok, ular kobra, ular bumi, ular hijau, ular laut, ular pohon, dan lain-lain.

Pertolongan pertama saat digigit ular berbisa perlu dilakukan dengan tenang. Memang, tidak semua jenis ular memiliki racun yang mematikan. Namun, ketika ular yang menggigit adalah sejenis ular berbisa, itu adalah keadaan darurat yang harus ditangani segera, karena dapat menyebabkan kematian.

Baca Juga: KPAI Hentikan Beasiswa Bulutangkis PB Djarum? KPAI Kampret!

Pertolongan Pertama saat Digigit Ular Beracun

  • Pastikan ular menggigit korban agar tetap tenang. Yakinkan korban bahwa gigitan akan ditangani dengan benar, sementara korban dibawa sesegera mungkin ke unit gawat darurat atau klinik yang memiliki peralatan lengkap terdekat.
  • Usahakan agar korban membatasi gerakannya untuk mencegah aliran racun semakin mengalir di tubuhnya. Jika perlu, buat sapuan lepas sederhana untuk memastikan korban tidak banyak bergerak
  • Pastikan area gigitan berada di bawah level jantung. Misalnya, jika gigitan terjadi pada tangan, maka pastikan tangan tidak terangkat lebih tinggi atau sejajar dengan jantung.
  • Jangan menggunakan tourniquet / ikat area tubuh tertentu kepada korban. Karena mengikat sering tidak tepat sasaran dan malah membunuh semua jaringan di bawah ikatan karena ikatan terlalu kuat (aliran darah berhenti sepenuhnya). Kematian total jaringan akan mengakibatkan amputasi.
Baca Juga :  Ada Spanduk Nyeleh di Acara Wisata Kuliner Babi di Medan, “Mari Makan Babi, Jangan Makan Hoax”

Tangani segera dengan tenang

  • Jangan menekan area gigitan dengan kompres dingin, atau mencoba memotong gigitan dengan pisau. Selain itu, Anda juga tidak diizinkan untuk menghirup racun di daerah yang digigit ular.
  • Tanggalkan pakaian atau aksesori, seperti cincin / gelang di sekitar area gigitan (jika ada). Karena area gigitannya sangat mungkin membengkak.
  • Kami menyarankan agar korban yang baru saja digigit ular tidak diberikan apa pun melalui mulut karena dapat mengakibatkan tersedak ketika pasien kehilangan kesadaran, terutama untuk memberi korban minum dalam bentuk kopi atau alkohol. Pasalnya, kopi atau alkohol justru bisa mempercepat penyerapan racun ular oleh tubuh. Selain itu, jangan pula memberikan obat sembarangan tanpa rekomendasi dokter.
  • Jika area gigitan mulai membengkak dan berubah warna, maka sangat mungkin ular yang mengandung bisa menggigit. Jangan buang waktu untuk membunuh / menangkap ular, segera bawa korban ke ruang gawat darurat terdekat, dan sampaikan karakteristik ular yang menggigit (jika diketahui) kepada petugas medis.

Baca Juga: Jembatan Antar Kecamatan di Bojonegoro Hancur, Warga Harus Berputar 10 Km

Baca Juga :  BJ Habibie Kembali Dirawat Intensif Hari Ini

Perbedaan antara ular beracun dan tidak beracun
Dalam membedakan ular berbisa dan tidak berbisa, Anda dapat melihat karakteristik fisik dan tanda gigitan berikut:
Ular berbisa:

  • Bentuk kepala persegi panjang panjang
  • taring kecil
  • Bekas gigitan berupa luka halus dalam bentuk kurva
    Ular tidak berbisa:
  • Bentuk kepala segitiga
  • Dua gigi taring besar di rahang atas
  • Bekas gigitan berupa dua lubang gigitan utama karena gigi taring