18 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Joe Biden Tunjuk Perempuan Pertama Pimpin Intelijen dalam Kabinet-nya

CNNdaily – Washingtin DC, Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, mulai mengumumkan kabinet pemerintahannya, termasuk menunjuk perempuan pertama untuk memimpin badan intelijen negara.

CNN melaporkan Haines juga pernah menjabat sebagai wakil penasihat keamanan nasional presiden.

Jika terpilih, Haines akan menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan tertinggi dalam bidang intelijen di AS.

Petinggi Partai Demokrat di Komite Intelijen Senat saat ini berupaya membujuk anggota komite dari Partai Republik untuk menyetujui pencalonan Haines.

“Avril seorang yang cerdas dan mampu mengemban tugas sebagai Direktur Intelijen Nasional degan latar belakang yang akan membantunya dengan baik,” kata Senator Virginia Mark Warner.

“Meski saya berharap dia menghadapi banyak pernyataan ketat dari Senat kedua sisi partai, semakin cepat kita bisa pilih DNI, semakin cepat pula kita bisa memperbaiki kerusakan yang telah terjadi pada badan intelijen kita selama empat tahun terakhir,” paparnya menambahkan.

 

Wakil Menteri Keamanan

Selain Haines, Biden juga mengumumkan mantan Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri, Alejandro Mayorkas, untuk kini memimpin kementerian tersebut.

Baca Juga :  Kasus Temuan 39 Jasad WN Vietnam dalam Truk di Inggris

Mayorkas, pria kelahiran Kuba, diminta Biden untuk membangun kembali kementerian yang mengeluarkan kebijakan garis keras imigrasi selama empat tahun terakhir di tangan Presiden Donald Trump.

Biden juga diperkirakan akan menunjuk Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan AS.

Petinggi Partai Demokrat di Komite Intelijen Senat saat ini berupaya membujuk anggota komite dari Partai Republik untuk menyetujui pencalonan Haines.

“Avril seorang yang cerdas dan mampu mengemban tugas sebagai Direktur Intelijen Nasional. Degan latar belakang yang akan membantunya dengan

baik,” kata Senator Virginia Mark Warner.

“Meski saya berharap dia menghadapi banyak pernyataan ketat dari Senat kedua sisi partai. Semakin cepat kita bisa pilih DNI. Semakin cepat pula kita bisa memperbaiki kerusakan yang telah terjadi pada badan intelijen kita selama empat tahun terakhir,” paparnya menambahkan.

Selain Haines, Biden juga mengumumkan mantan Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri, Alejandro Mayorkas, untuk kini memimpin kementerian tersebut.

Mayorkas, pria kelahiran Kuba, diminta Biden untuk membangun kembali kementerian yang mengeluarkan kebijakan garis keras imigrasi selama empat tahun terakhir di tangan Presiden Donald Trump.

Baca Juga :  DPR Akan Panggil Nadiem Makarim, Sampoerna dan Tanoto Foundation

Biden juga diperkirakan akan menunjuk Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan AS.