16 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

kohir

Penjual Cilok lulus tes kartu SIM di kantor polisi, tetapi gagal

Cnndaily.net,belitung – Kohir, seorang pengemudi virus yang tidak mengetahui bentuk atau fungsi SIM (SIM) akhirnya lulus ujian kartu SIM. Ditemani oleh seorang petugas kepolisian yang telah ia kirimi tiket, Kohir mengunjungi Satuan Lalu Lintas Mapolres Tasikmalaya di Jawa Barat pada Selasa (3/9/2019).

Pedagang cilok ini dari Kertaraharja Taraju membuat kartu SIM untuk pertama kalinya. “Ya, abi bade nyieun sim, ini dilaporkan oleh polisi abi bade kenging kartu SIM gratis, mugia diluncurkan, (baik saya ingin melakukan SIM, Pak, saya diberitahu kepada polisi bahwa saya ingin mendapatkan untungnya, kartu SIM gratis, dengan lembut), “kata Kohir sambil menuju kamar pendaftaran pelamar. SIM.
Setelah kualifikasi, Kohir menjalani serangkaian tes untuk mendapatkan SIM. Berkenaan dengan fakta harus ditunjukkan kohir yang tampaknya tidak menyelesaikan studi utamanya. Karena kurangnya kelancaran dalam membaca, Kohir harus dibimbing oleh polisi untuk memasukkan data pribadinya. Padahal, saat ujian teori di depan komputer, ayah seorang anak tampak bingung hingga petugas bertanya lagi.

Baca Juga :  Misteri Burung Tanah Babat di Kalimantan, pertanda adanya Kematian

baca juga :Jokowi Menekankan Reformasi Pajak untuk Meningkatkan Daya Saing dan Ekonomi Nasional

“Ini layar sentuh komputer, benar atau salah, Anda mendengarkan pertanyaan itu terlebih dahulu,” kata brigadir polisi Fine, saat memimpin ujian teori Kohir.
Tidak jauh berbeda saat tes praktik berlangsung. Meski memiliki sepeda motor selama delapan bulan, beberapa kali jatuh di rambu-rambu jalan hingga hampir jatuh. “Hanya abi isin yang tertinggal jisien jisen, bahkan jika dia bagus untuk mengendarai sepeda motor tambahan, wae alit (saya gugup, Pak, terlihat oleh polisi yang baru saja menabrak sepeda, meskipun saya Saya pandai berkuda di desa-desa kecil), “kata Kohir.

Akibatnya, serangkaian tes untuk membuat kartu SIM yang sukses menunjukkan bahwa Kohir belum memenuhi syarat untuk kartu SIM karena dinyatakan tidak berhasil. Polisi terpaksa menangguhkan pembebasan kartu SIM gratis untuk Kohir.

baca juga :Sang Miliarder Dunia, Awali Usaha di Jawa Timur

Kohir diundang kembali untuk mengikuti tes minggu depan setelah memahami peraturan lalu lintas polisi. Pastikan bahwa walaupun mereka tidak lancar membaca dan menulis, mereka masih memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan SIM. Paling tidak, Kohir mengerti aturan pensinyalan dan benar-benar bisa membawa kendaraannya.

Baca Juga :  Kerjain Skripsi 7 Hari 7 Malam, Mahasiswa ITB Meninggal

“Kang Kohir memiliki kesempatan, sebagai warga negara, untuk mendapatkan kartu SIM, asalkan dia memahami bagian dan tes praktis, kami memberinya kesempatan untuk lulus tes lagi minggu depan. SIM gratis masih berlaku untuk Kang Kohir sampai benar-benar berlalu, “kata Kasat. Selanjutnya, AKP Kepolisian Daerah Tasikmalaya Atik Siswanti.

Meskipun ini sementara gagal, Kohir tetap optimis bahwa ia akan lulus tes mengemudi minggu depan. Wilujeung Kang Kohir!