16 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Pemuda Garut Membunuh Nenek 60 Tahun Gara-Gara Utang Rp15 Ribu

Garut, CNNDaily.net – Diduga akibat sakit hati, AA (20), seorang pemuda dari Banjarwangi Garut, Jawa Barat, bisa membunuh nenek Iyah (60) secara kejam.

Korban tewas dan dibakar di sebuah gubuk di Kampung Lebak Jero, Jayabakti Desa, Kecamatan Banjarwangi, Garut, Jawa Barat.

“Ada faktor yang disengaja dan direncanakan,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, saat konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (16/9/2019).

Menurut Budi, tindakan kejam dari pembunuhan yang dilakukan AA memicu kebencian pada korban yang diguna menjelekan Ien, ibu dari tersangka karena masalah utang dalam jumlah ribuan Rp15 ribu yang berlangsung dua minggu sebelumnya .

Baca juga: Buntut Tidak Diberi Utang Rokok, Elvy Sukaesih Tidak Terima Anaknya Di Bilang Gila

“Mungkin karena kesal sakit hati, tersangka melimpahkan kekesalan itu terhadap korban,” kata dia.

Semua niat jahat di benak AA direncanakan tersangka, sampai tindakan AA kejam untuk membunuh terjadi pada Sabtu, 14 September, 2019 lalu.

Pada saat itu, sekitar 14:30 siang, AA setelah kembali dari kebun mencari madu, ia melihat korban sedang duduk di samping saung beratapkan ijuk.

Baca Juga :  Kematian Misterius Wali Kota Seoul, Kandidat Presiden Korsel

“Tersangka langsung menghampiri dan membacok wajah korban hingga tersungkur,” kata dia.

Bukannya meredah, korban seorang diri dengan tangan kosong, terus-menerus dibombardir beberapa pukulan parang yang dibawa tersangka, melukai pipi korban.

“Tersangka kemudian membacok lagi wajah korban dua kali untuk tidak bergerak,” kata Budi.

Dalam keadaan bersimbah itulah, tersangka kemudian menyeret tubuh korban ke sebuah saung dan menutupnya dengan ijuk atap saung untuk dibakar.

“Tersangka lalu pulang ke rumah dan meninggalkan korban dalam keadaan terbakar,” katanya.

Menemukan saung terbakar, warga sekitar beramai-ramai mendatangi saung itu dan menemukan mayat hangus korban dalam keadaan gosong akibat luka bakar.

Mengantongi bukti dari TKP, penyidik polres Garut ​bergerak cepat melakukan pengejaran hingga akhirnya mengarah kepada tersangka AA.

Alhasil kurang dari 24 jam, polisi berhasil mendapatkan AA, penulis pembunuhan keji di Kampung Cilangir, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut.

Dalam penyelidikan awal menemukan tersangka marah setelah ibunya mendapatkan perlakuan tidak mengenakan dari si korban akibat persoalan utang piutang.

Baca Juga :  Liburan Akhir Tahun, Penumpang di Sultan Mahmud Badaruddin II Naik 5%

“Ibu tersangka punya utang sebesar 15 ribu tapi tidak dibayar-bayar, mungkin sakit hati,” kata dia.

Selain tersangka, petugas berhasil memperoleh bukti, yaitu parang, sepasang sepatu boot hijau dan celana jeans, ketiga barang bukti itu terdapat bercak darah bekas penganiayaan.

Kemudian kaus oblong warna biru dan korek api berwarna biru, sepasang sarung tangan kain putih milik korban, kantong plastik robek dan topi anak.

Baca juga: Berbahaya Mengintai Jika Menggunakan Vape

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 dengan ancaman penjara minimal 15 tahun. “Paling lama penjara sekitar 20 tahun,” kata Budi menegaskan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 dengan ancaman penjara minimal 15 tahun. “Paling lama penjara sekitar 20 tahun,” kata Budi menegaskan.