16 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Pangeran William Positif Virus Corona, tetapi Dirahasiakan

CNNdaily – Jakarta, Seorang sumber dari Istana Buckingham manyatakan bahwa, pada bulan April lalu ada pernyataan bahwa Pangeran William positif virus corona.

Seperti dikutip dari Guardian yang mengatakan kepada BBC bahwa Duke of Cambridge mengidap Covid-19 bulan itu.

Laporan ini pertama kali dimuat The Sun. William disebut merahasiakan hal itu karena dia tidak ingin membuat siapa pun khawatir.

Saat dihubungi pada Minggu (1/11), Istana Kensington menolak berkomentar tetapi tidak menyangkal.

Menurut The Sun, William mengaku tidak memberi tahu siapa pun tentang hasil tes positif karena suatu alasan. “Ada hal-hal penting yang terjadi dan saya tidak ingin membuat siapa pun khawatir.”

Surat kabar itu menyebut William dirawat oleh dokter Istana dan mengikuti protokol pemerintah dengan mengisolasi diri. Pangeran menjalani isolasi di rumah keluarga, Anmer Hall, di Norfolk.

Pangeran juga sempat melakukan 14 kali panggilan telepon dan video call selama April.

Ayah William, Pangeran Charles lebih dulu dinyatakan terinfeksi virus corona. Putra Ratu Elizabeth II itu positif Covid-19 pada Maret dengan gejala ringan dan menjalani karantina di Skotlandia.

Baca Juga :  Ngaku Masih Gadis Saat Mau Dinikahi, Suami Sah RN Dan 3 Anaknya Datang Melabrak

Camilla, Duches of Cornwall Negatif

Sementara istrinya, Camilla, Duches of Cornwall, dinyatakan negatif.

Setelah harus terpisah karena karantina, Pangeran Charles dan Camilla bersatu kembali beberapa hari sebelum ulang tahun pernikahan ke-15 mereka di bulan April.

pangeran william

Charles mengungkapkan bahwa dia kehilangan indra perasa dan penciuman saat terkena virus corona.

Pangeran Charles mengucapkan terima kasih atas perjuangan hebat orang-orang dan para petugas medis yang memberikan perawatan dan perhatian kepada para pasien. Ia pun mendorong orang-orang untuk terus berjuang melawan Covid-19, meskipun tak ada yang tahu kapan pandemi corona berakhir.