27 September 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Kemendikbud Akan Rapat Bahas Pakta Integritas Mahasiswa UI

CNNdaily – Jakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal menggelar rapat untuk membahas tentang pakta integritas untuk mahasiswa baru Universitas Indonesia tahun ajaran 2020/2021.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani, mengatakan rencananya rapat bakal digelar sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ya kami kan masih akan rapat beberapa kebijakan, bukan hanya UI saja,” kata Paristiyanti kepada tim CNNdaily Minggu (13/9).

Disampaikan Paristiyanti, dalam rapat tersebut pihaknya juga akan membahas kebijakan-kebijakan lain yang terkait dengan program penerimaan mahasiswa baru oleh beberapa universitas.

Paristiyanti menyebut salah satu hal yang akan dibahas adalah terkait pakta integritas UI tersebut.

“Iya ada yang dari UI, ada yang dari Papua, nanti kami akan rapat dulu,” ujarnya.

Pakta Integritas

BEM menentang pakta integritas

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI menentang pakta tersebut untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021. BEM juga menyebut bahwa perjanjian di atas meterai itu bisa mengekang hak mahasiswa.

Ketua BEM UI, Fajar Adi Nugroho, menjelaskan pakta integritas tersebut merupakan aturan baru yang diterapkan UI tahun ini dan wajib ditandatangani setiap mahasiswa baru.

Baca Juga :  MUI Minta DPR Segera Cabut RUU HIP, Agar Penolakan Tidak Meluas

Menurutnya, hal ini menjadi kontraproduktif, karena pada pakta tertulis mahasiswa menyetujui poin di dalamnya dan tanpa paksaan.

Tak hanya itu, BEM UI juga menyoroti sejumlah poin dalam pakta integritas tersebut. Antara lain, aturan mahasiswa tidak boleh terlibat dalam politik praktis yang mengganggu tatanan akademik dan bernegara, tidak boleh melakukan kegiatan kelompok yang tidak mendapat izin resmi pimpinan fakultas atau kampus, dan sebagainya.

“Kami menentang segala hal yang mengekang hak-hak mahasiswa, dan meniadakan perlindungan terhadap hak-hak mahasiswa dan mematahkan semangat kampus merdeka yang membebaskan mahasiswa dalam proses belajar,” kata Fajar kepada tim CNNdaily, Sabtu (12/9) kemarin.