20 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Viral, Polisi Pukul Sopir Ambulans gara-gara Bunyi Sirene

Medan, CNNDaily.net – Video Cekcok antara polisi dengan seorang sopir ambulans yang sedang membawa pasien. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KF Tandean, Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut).

Sebuah video berdurasi 23 detik yang merekam adu mulut antara sopir ambulans dan polisi viral di media sosial.

Video ini kemudian tersebar dan seketika menjadi viral di sosial media. Banyak warganet yang menyayangkan aksi polisi tersebut. Sebab, ambulans seharusnya diprioritaskan. Ada juga yang membela dengan alasan jalan yang dilalui saat itu sedang dalam keadaan macet.

Baca juga: Terlihat Sosok Wanita Bergaun, Ini 5 Perairan Paling Berhantu di Dunia

Saat itu, Brigadir Urat M Pasaribu dan rekannya tengah mengatur lalu lintas di Simpang Empat Kota Tebingtinggi. “Terjadi kemacetan di sana karena jam pulang anak sekolah,” katanya.

Dalam video tersebut terlihat seorang polisi mengucapkan beberapa kata yang tidak semuanya jelas terdengar. Dia juga tampak merekam wajah sang sopir ambulan dengan ponselnya.

Di video itu terdengar seseorang mengatakan, “Kami ambulans sedang distop polisi”. Belum selesai dia berbicara, polisi tersebut tampak memaksa untuk mengambil kunci mobil ambulan tersebut.

Baca Juga :  Vietnam Sedang Kembangkan Nanogen, Vaksin Covid-19 Buatan Lokal

Oknum polisi ini kemudian malah emosional dan membalas dengan memukul sang sopir ambulan. Upaya polisi itu ditepis oleh sopir ambulans yang mengenakan kaus oranye. Namun, polisi itu tiba-tiba memukuli sang sopir. Merasa tidak senang, sopir ambulans turun dan mendorong polisi tersebut.

“Kami bawa pasien ini,” ucap seorang pria yang juga tampak ikut turun dari ambulans itu. Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di Jalan KF Tendean, Tebingtinggi, pada Sabtu (2/11/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Mobil ambulans tersebut mengantarkan pasien dari RS Sri Pamela ke RSUD Kumpulan Pane, Tebingtinggi. Saat dikonfirmasi, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi membenarkan terjadinya peristiwa itu.

Dijelaskannya, kejadian itu bermula saat sang sopir ambulans menghidupkan sirene karena kondisi jalanan sedang macet. “Dari situlah kesalahpahaman dengan petugas kami,” kata Sunadi, Sabtu sore (2/11/2019).

Baca juga: Gubernur Kalteng Tak Terima Ditegur Kapolres Karena Lempar Botol ke Stadion

Menurutnya, kedua belah pihak sudah dipertemukan di Taman Musyawarah, Mapolres Tebingtinggi, beberapa saat setelah kejadian.

Baca Juga :  Tidak Ada Ucapan Belasungkawa Dari Rizieq Shihab

Pertemuan itu diselesaikan secara kekeluargaan. “Keduanya sudah bersalaman, saling meminta maaf dan memaafkan, berangkulan,” kata Sunadi.