19 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

menpora

menpora

Menpora Malaysia Minta Pelaku Serangan Ditindak Tegas

cnndaily.net, Jakarta – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) akan mengajukan keluhan resmi kepada FIFA setelah kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan Indonesia melawan Malaysia di kualifikasi Piala Dunia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis 05/09.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman. Syed mengatakan penggemar Malaysia telah diserang oleh penggemar Indonesia.

“Beberapa penggemar Indonesia juga mencoba masuk ke publik Malaysia,” katanya dalam bahasa Melayu.

Baca Juga : Dari Pak Harto Sampai Lee Seung Gi, Cerita Tentang Jajanan Legendaris Mbah Satinem

Pertandingan Indonesia melawan Malaysia berakhir dengan kekalahan 3-2 dari Garuda. Di akhir pertandingan, kerusuhan meletus di antara para pendukung, sehingga penggemar Malaysia dikawal oleh polisi di dekat bandara.

Pertandingan juga ditandai dengan aksi tersebut ketika sejumlah pendukung datang ke lapangan. Pertandingan ditunda sementara.

Ditunda oleh kantor berita Malaysia Bernama, tim yang dijuluki “Tiger Malaya” dibebaskan dari stadion Gelora Bung Karno (GBK) dengan kendaraan lapis baja.

Baca Juga :  Ledakan Badai Matahari Berdampak ke Bumi, Berupa Aurora dan Ganggu Radio

Kelima kendaraan Barracuda membawa 24 pemain dan pejabat ke hotel, sementara bus digunakan sebagai umpan untuk mengalihkan perhatian para perusuh.

Komisaris Utama Albert Teddy Benhard Sianipar, kepala Biro Operasi Polisi Metropolitan Jakarta, mengatakan kepada cnndaily.net bahwa polisi telah menangkap seorang pendukung yang diduga terlibat dalam kerusuhan.

“(Sudah diamankan) karena dia melempar,” kata Albert.

Albert mengatakan kerusuhan itu terjadi karena para penggemar tidak menerima kekalahan tim nasional Indonesia. Dia menambahkan bahwa pasukan keamanan gabungan TNI-Polri telah berhasil mengurangi kerusuhan.

“Sebelumnya, kami mencoba menenangkan mereka dan kami membiarkan mereka tenang secara bertahap,” katanya, dikutip oleh cnndaily.net.

Pertandingan kualifikasi untuk Piala Dunia 2022 di GBK semalam dihentikan sementara ketika pertandingan dikalahkan 2-2.

Pada saat itu, Indonesia telah mencetak dua gol oleh Alberto Gonçalves Da Costa dan Malaysia, oleh pemain naturalisasi Mohamadou Sumareh dan Syafiq Ahmad.

Pada menit ke-80, pemain Indonesia Ricky Fajrin cedera dan digantikan oleh Ruben Sanadi. Tepat setelah Ricky diangkut dari lapangan, sejumlah pendukung dari tribun selatan turun di jalur atletik yang mengelilinginya.

Baca Juga :  Siswa Kelas 3 SMP di Cianjur Tersangka Kasus Parodi Lagu Indonesia Raya

cnn daily melaporkan bahwa sebelum pertandingan, penggemar Indonesia meneriakkan slogan-slogan yang menghina tim nasional Malaysia.

Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, seorang anggota Menpora Malaysia, mengatakan para pendukung Malaysia “telah dibombardir dengan benda-benda besi, botol-botol dan suar.”

Baca Juga : Dapatkan Lima Manfaat Seks Sehabis Pertengkaran

Dia menambahkan bahwa selain mengajukan keluhan resmi ke FIFA, grup tersebut akan membuat laporan resmi kepada pemerintah Indonesia.

“Gangsterisme tidak akan ditoleransi dengan cara apa pun, dan keselamatan para pemain dan pendukung Malaysia adalah prioritas saya,” kata Syed dalam posting yang diposting di Instagram.

“Kejadian ini sangat menyedihkan bagi industri sepak bola, yang seharusnya menyatukan, dan saya berjanji untuk mencari keadilan dari rakyat Malaysia.”