1 Maret 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

pokerv

Kronologi Meninggal nya Pasien Suspect Virus Corona Asal Bekasi

CNNdaily-Jakarta, Pasien suspect Corona DJ (50) yang berada Tambun, Bekasi, Jawa Barat, meninggal di rumah sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Selasa (03/032020) pukul 04:00 WIB.

“Iya saya baru dapat info dari Kadiskes Cianjur. Pasien tersebut beralamat Kabupaten Bekasi, Tambun. Infonya seperti ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, saat dikonfirmasi pada hari Selasa (03/03/2020).

Dengan kejadian ini, Sri mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kesehatan, dan segera melakukan tindakan bila gejala menyerupai virus Corona.

“Untuk masyarakat semua menjaga kesehatannya. Untuk masyarakat yang sakit dan diduga ada kontak dengan pasien terinfeksi virus Corona bisa menghubungi call center 119 atau 112,” imbuhnya.

Pasien DJ yang sebelumnya dirawat mengeluhkan sesak napas, setelah perjalanan ke Malaysia. Pria pegawai Telkom ini diketahui telah berkunjung ke Malaysia dari 14-17 Februari 2020. Selama dua hari setelah kembali dari negara tetangga, pasien masih dalam kondisi baik.

“Mulai tanggal 20 Februari itu pasien mulai terasa demam dan batuk. Sehingga pada tanggal 22-26 Februari beliau dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi,” kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman dalam keterangannya di video yang viral di WhatsApp.

Baca Juga :  4 Wilayah Indonesia Kembali Diguncang Gempa

Pasien yang belum pulih 100 persen, kemudian memutuskan untuk pulang  pada tanggal 26 Feb 2020. Pada tanggal 29 Februari, DJ kemudian pergi ke kediaman saudaranya titirah Ciranjang, Cianjur, sambil berobat alternatif.

“Setelah di tempat saudaranya, Minggu 1 Maret ia merasa sesak berat dan kondisi terus menurun,” kata Herman.

Karena kondisinya semakin melemah, pasien kemudian dilarikan ke RSDH untuk mendapatkan perawatan medis pada waktu itu juga. Oleh tim medis, kondisi DJ sempat dinyatakan membaik dan akan dikembalikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Malam ini, rencananya akan dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin,” katanya.

Tapi Selasa pagi, suspect dinyatakan meninggal sebelum itu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Pihak RSDH masih belum memastikan bahwa menderita pasien bener mengidap virus Corona, karena masih menunggu hasil tes laboratorium.

Berhubung dengan hal ini, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak khawatir yang berlebihan.

“Kita juga kan belum memastikan ini Corona atau tidak. Tapi Dinkes sudah saya utus ke Cianjur. Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Belum ada warga Bekasi terdeteksi (Corona),” tegasnya.

Baca Juga :  Jepang Akan Tetapkan Status Darurat Corona di Tokyo
suspect