22 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

datuk

Kemlu Siap Bantu Urus Jenazah WNI yang Meninggal Akibat Virus Corona

CNNdaily-Singapura, Seorang WNI meninggal dunia di Singapura akibat Virus Corona (COVID-19). Ia tutup usia pada Sabtu pukul 10.15 pagi waktu setempat setelah mendapat perawatan di National Centre for Infectious Diseases (NCID).

Channel News Asia melaporkan WNI itu berusia 64 tahun dan tiba di Singapura pada 13 Maret lalu dan langsung dirawat. Sebelumnya, ia sudah menjalani perawatan di Indonesia. 

Pasien baru dinyatakan positif kena Virus Corona pada 14 Maret di Singapura. Saat di Indonesia, ia dirawat karena pneumonia dan memiliki riwayat penyakit jantung. 

Pasien merupakan WNI pertama yang meninggal dunia di luar negeri akibat Virus Corona. Ia juga satu dari dua pasien Virus Corona yang meninggal di Singapura. Seorang lagi adalah perempuan Singapura yang juga berusia lanjut. 

Sebelumnya, ada kasus WNI terkena Virus Corona di luar negeri. Ada kasus kru kapal Diamond Princess di Jepang dan pernah juga kasus WNI terkena Virus Corona dari majikannya di Singapura. Namun, mereka berhasil pulih.

Pihak Kementerian Luar Negeri mengaku masih berkoordinasi dengan KBRI Singapura mengenai kasus terbaru ini. 

Baca Juga :  Janggal Atas Kematian Lina, Anak Sulung Sule, Rizky Febian Lapor Polisi

KBRI di Singapura telah memberikan kontak ke pihak keluarga jika membutuhkan bantuan terkait pemulasaraan atau mengurus jenazah.Jelas Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, saat dihubungi, Sabtu (21/3/2020).

“Sesuai peraturan setempat mengenai privacy, KBRI Singapura melalui MoH Singapura telah memberikan nomor kontak KBRI kepada pihak keluarga jika memerlukan bantuan terkait pemulasaraan jenazah,” ujarnya.

meninggal

Sebelumnya, informasi soal WNI itu disampaikan Kemenkes Singapura dalam situs resminya seperti dilihat detikcom, Sabtu (21/3). Pasien pertama yang meninggal adalah perempuan WN Singapura berusia 75 tahun. Dia dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) pada 23 Februari dan dipastikan terinfeksi virus Corona di hari yang sama.

WN Singapura ini dirawat di unit perawatan intensif (ICU) sejak masuk ke NCID. Dia mengalami komplikasi serius dan akhirnya meninggal dunia pada 21 Maret pukul 07.52 pagi waktu setempat setelah 26 hari di ICU . Dia memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan hipertensi.

Pasien kedua yang meninggal adalah seorang pria WNI berusia 64 tahun. Dia dirawat dalam kondisi kritis di ICU NCID pada 13 Maret 2020 setelah tiba di Singapura dari Indonesia pada hari yang sama. Dia dipastikan terinfeksi virus Corona sehari setelahnya, atau 14 Maret.

Baca Juga :  Yang Harus Dilakukan Masyarakat Dengan Ancaman Resesi di Depan Mata

Kemenkes Singapura menyatakan WNI yang meninggal ini mengalami komplikasi serius dan akhirnya meninggal setelah sembilan hari dirawat di ICU, tepatnya pada 21 Maret pukul 10.15 pagi waktu setempat. Sebelum kedatangannya di Singapura pada 13 Maret, ia telah dirawat di rumah sakit di Indonesia karena pneumonia, dan memiliki riwayat penyakit jantung.

Hingga Jumat kemarin, KBRI Singapura menyebut ada total 14 WNI yang dirawat di Singapura akibat terkena Virus Corona. 

Dalam pernyataan resmi, pemerintah Singapura berjanji akan membantu keluarga pasien. Pemerintah Singapura juga meminta agar rakyat tetap teguh untuk melawan virus ini.