16 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Pangdam Jaya Akan Mengambil Tindakan Tegas Jika FPI Menggelar Reuni 212

CNNdaily – Jakarta, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut Front Pembela Islam (FPI) telah menyatakan tak akan menggelar Reuni 212 Desember mendatang. Ia mengancam akan mengambil tindakan tegas jika FPI melanggar pernyataannya itu.

“Kalau misalnya ke depannya dia sudah membuat surat pernyataan dia kemudian langgar, enggak ada cerita, saya dengan polisi ya, bertindak tegas ya,” kata Dudung kepada wartawan di Kodam Jaya, Jakarta, Senin (23/11).

Dudung mengatakan bahwa pihaknya berpatokan pada imbauan dari Gubernur DKI Jakarta agar kegiatan Reuni 212 tak digelar lantaran melanggar Perda Nomor 88 Tahun 2020.

Dudung mengatakan bahwa pihaknya berpatokan pada imbauan dari Gubernur DKI Jakarta agar kegiatan Reuni 212 tak digelar lantaran melanggar Perda Nomor 88 Tahun 2020.

Ia menegaskan bahwa terdapat aturan hukum yang harus diikuti oleh warga Indonesia.

“Semuanya seperti dia yang paling benar sendiri enggak ada, ikuti aturan hukum yang berlaku,” ucapnya lagi.

Tidak memberi izin

Mabes Polri sendiri telah menegaskan tak memberi izin kegiatan Reuni 212 yang biasanya digelar di Monumen Nasional.

Baca Juga :  Perhatikan Ciri Awal Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan bahwa keputusan itu sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis melarang setiap kegiatan yang memicu kerumunan massa.

Ia menegaskan bahwa terdapat aturan hukum yang harus diikuti oleh warga Indonesia.

“Semuanya seperti dia yang paling benar sendiri enggak ada, ikuti aturan hukum yang berlaku,” ucapnya lagi.

Mengambil Tindakan Tegas

Mabes Polri sendiri telah menegaskan tak memberi izin kegiatan Reuni 212 yang biasanya digelar di Monumen Nasional.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan bahwa keputusan itu sejalan dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis melarang setiap kegiatan yang memicu kerumunan massa.

Acara dialog tersebut akan menghadirkan 100 tokoh dan ulama, termasuk pimpinan FPI Rizieq Shihab.

“Pada tanggal 2 Desember 2020 kami akan mengadakan acara Dialog Nasional dengan menghadirkan 100 Tokoh dan Ulama yang akan dihadiri oleh IB HRS sebagai narasumber dengan tetap menerapkan protokol Covid-19,” ujar FPI Cs dalam keterangan tertulis, Rabu (18/11).

Baca Juga :  28 Desember, Hari Terakhir Penukaran Uang Rupiah yang Tak Laku