26 September 2022

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Pembunuhan

Membongkar Kasus Pembunuhan Bocah 5 Tahun Hingga Hubungan Intim Anak Dan Ibu sendiri

Cnndaily.net – Sukabumi, Kasus pembunuhan sadis yang sempat menggemparkan terjadi pada Minggu (22/9). Awal peristiwa bermula saat korban berinisial NP 5 tahun saat itu baru selesai mandi pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Lalu datang kakak angkatnya yang berusia 14 tahun dan langsung memerkosanya. Usai itu, datang lagi remaja lelaki atau kakak angkat korban yang berusia 16 tahun. Bukannya melarang, pelaku malah ikut memerkosa korban.

“Korban masih pakai handuk diperkosa secara bergantian oleh kedua pelaku. Korban memang kerap dijadikan pelampiasan nafsu bejat kedua kakak angkatnya,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Mapolsek Cibadak, Selasa (24/9/2019).

Saat pelaku yang berusia 16 tahun melakukan kekerasan seksual kepada korban, datanglah SR selaku ibi dari kedua tersangka. Melihat korban merintih kesakitan, SR dan dua anak lelakinya tersebut malah memukuli korban. Bahkan mereka mencekik bocah tersebut hingga tewas.

“Setelah korban tewas, saat itu dipakaikan baju, celana dan sandal. Lalu mayatnya dibuang ke aliran Sungai Cimandiri. Korban sengaja dipakaikan baju, sandal dan celana untuk menghilangkan motif pembunuhan, seolah korban jatuh ke sungai lalu hanyut,” tutur Nasriadi.

Baca Juga :  RSUD Cengkareng Ditetapkan Sebagai RS Khusus Covid, Terntara hanya Sisa 14 Bed Isolasi

Siang harinya atau sekitar pukul 13.00 WIB, jasad korban diketemukan warga. Polisi mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Identitas korban akhirnya dikenali. Tidak butuh waktu lama, seluruh pelaku ditangkap.

Baca Juga : Anak Ditemukan Kritis Saat Demo DPR, Orangtua Faisal Akan Lapor Komnas HAM

Diperintah Ibunya

Berbagai fakta didapat terkait tewasnya NP, Terungkap, pelaku diketahui sebagai keluarga angkat korban. Sebelum dibunuh dan mayatnya dibuang ke sungai, korban diketahui kerap dijadikan pelampiasan seks dua kakak angkatnya.

“Korban diketahui diperkosa oleh kakak-kakak angkatnya, peristiwa itu sudah berlangsung selama 3 bulan,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Biadabnya aksi pemerkosaan itu diketahui oleh SR (36) ibu kandung dua pelaku yang juga ibu angkat korban. Bahkan beberapa kali SR memerintahkan dua anaknya itu untuk memerkosa korban.

“Entah apa yang mendasari peristiwa ini, namun keterangan para pelaku mereka diperintahkan oleh ibunya untuk memperkosa korban. Bahkan ada juga momen di mana pemerkosaan itu dilakukan kedua pelaku yang masih berusia 16 dan 14 tahun di depan ibunya,” kata Nasriadi setengah bergidik.

Setelah Membunuh Korban, Ibu Dan Kedua Anaknya Lakukan Hubungan Intim Disamping Mayat

Baca Juga :  Di Hadiahi 1,5 Miliar Bagi Yang Menenukan Tiga Warga China Pulau Sangiang Banten

Hubungan inses itu terungkap bukan hanya dari pengakuan para pelaku. Polisi menemukan ceceran sperma saat menggeledah rumah kontrakan tiga pelaku pembunuhan bocah tersebut di Kampung Bojongloa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

“Ada yang menempel di pakaian, kasur, dan beberapa tempat lain. Akhirnya terkuak, ada hubungan sedarah antara ibu dan anak kandung. Ternyata hubungan inses ini sudah sering dilakukan ketiganya,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Selasa (24/9/2019).

Bahkan, menurut Nasriadi, adegan inses itu dilakukan SR dan anaknya yang berusia 16 tahun di samping mayat korban. “Biadabnya, usai menghabisi nyawa korban, ibu dan anak ini malah berhubungan intim. Setelah selesai, mereka bersama-sama membuang mayat korban ke Sungai Cimandiri,” tutur Nasriadi.

Baca Juga : Keheningan Jokowi pada demonstrasi mahasiswa, hati-hati kah?

Pengakuan Tersangka

Di depan awak media, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menanyai SR soal aksinya yang tega melakukan hubungan inses dengan dengan kedua anaknya. “Nggak tahu, Pak, saya kepengin saja (melakukan inses),” ujar S di Mapolsek Cibadak, Selasa (24/9/2019).

SR lalu menceritakan soal suaminya yang sudah tidak mampu lagi memuaskan hasrat seksualnya. Usia suaminya, yang juga ayah kedua anaknya itu, terpaut 30 tahun.

Baca Juga :  Fakta Meninggalnya Bayi Kembar Irish Bella dan Ammar Zoni, Kondisi Terkini dan Penyebab

“Bapaknya (suami) sudah nggak sanggup lagi. Yang ajak untuk begituan ke anak-anak ya saya duluan. Spontan gitu aja, pas pertama lagi nonton TV,” ujar SR

Adegan seksual itu dilakukan saat suami SR sedang tidak ada di rumah. Suaminya diketahui kerja serabutan dan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. Tanpa malu, SR menceritakan bagaimana ia dan putra-putranya berhubungan badan.

Dua putra SR yang berusia 16 dan 14 tahun hanya menunduk saat pengakuan mengalir dari ibu kandung mereka. Sesekali mereka menutup mata.

“Lebih banyak begituan dengan yang gede, karena sudah gede (dewasa) sama yang 16 tahun tiga kali. Kalau sama yang 14 tahun dua kali,” ujarnya.

Polisi menyangsikan pengakuan SR. Hasil keterangan berbeda diperoleh polisi dari anak-anak kandungnya. “Dugaan keterangan sementara hal itu sudah sering dilakukan, bahkan pernah dilakukan bertiga. SR lebih dulu merangsang anak-anaknya. Untuk rentang waktunya masih kita selidiki,” kata Nasriadi.