13 Juni 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Perampokan ATM

Masukkan Kode PIN secara terbalik jika Anda dirampok di ATM, benarkah?

cnndaily.net, Bandung – Pada 30 Juni 2015, seorang pengguna Facebook, Fadlol Tamam, memposting tangkapan layar yang berisi kiat-kiat bermanfaat untuk perampokan di ATM.

“JIKA ANDA DIRAMPOK DI ATM”

lakukan hal berikut:

Saat PERAMPOK menodong anda dalam ATM

dan memaksa anda mengambil uang di ATM,

“JANGAN MELAWAN” karena anda tidak tau apa

yang akan dilakukan pada anda.

Yang harus anda lakukan adalah memasukkan PIN dengan

“TERBALIK”

Misal PIN anda 123456, masukkanlah 654321.

Bila anda memasukkan PIN dengan terbalik, uang

akan KELUAR, namun terjepit setengahnya dan

akan membunyikan Alarm pada pusat kendali

sehingga petugas keamanan dan POLISI akan

segera datang tanpa disadari oleh perampok.

Setiap mesin ATM memiliki kemampuan ini untuk

menanggulangi kriminalitas semacam ini.

“BAGIKAN DENGAN TEMAN ANDA DAN SEMOGA BERMANFAAT”.

Benarkah tips tersebut berguna pada saat terjadi perampokan di ATM?

Fakta Memasukkan nomor PIN ATM secara terbalik bukan bagian dari sistem pengamanan nasabah bank dari perampokan. Justru ATM akan diblokir bila nasabah memasukkan PIN yang salah, termasuk dibalik, sebanyak tiga kali.

Baca juga: Jembatan Antar Kecamatan di Bojonegoro Hancur, Warga Harus Berputar 10 Km

Baca Juga :  Penggeledahan Kantor Wali Kota Medan oleh KPK Jadi Tontonan Pegawai

Dalam artikel itu disebutkan, rumor menyebar pada Oktober 2006 soal klaim yang menyebut, para pengguna ATM bisa dengan cepat menghubungi polisi jika terjadi upaya perampokan.  Caranya, dengan memasukkan PIN secara terbalik.

“Klaim itu salah,” menurut artikel di situs cnndaily.net

Setidaknya sampai sekarang. Meskipun teknologi yang memungkinkan pengguna DAB untuk menghubungi polisi dalam keadaan darurat dengan memasukkan pin ke arah yang berlawanan, itu belum diterapkan di tempat lain di Amerika Serikat.

Anggota parlemen di negara bagian Kansas dan Illinois mengajukan sistem pemberitahuan darurat kode terbalik yang disebut SafetyPIN pada tahun 2004. Namun, sistem ini belum diimplementasikan.

Sebuah artikel yang diterbitkan di St Louis Post-Dispatch menunjukkan bahwa bankir menentang sistem kode PIN terbalik karena alasan keamanan.

Baca juga: Disuruh Berhenti Main PUBG Mobile, Remaja 17 Tahun Ini Malah Bunuh Diri

Mereka takut bahwa pengguna ATM akan ragu-ragu atau tidak berhasil ketika mencoba memasukkan PIN terbalik, yang sebenarnya meningkatkan risiko kekerasan.

Penemu SafetyPIN, Joseph Zingher, mengatakan sektor perbankan khawatir tentang meningkatnya jumlah kasus perampokan yang dilakukan di mesin ATM.

Baca Juga :  Jika Ariel Masuk Penjara, Kenapa Abdul Somad Tidak?

Di sisi lain, bankir bersikeras mewaspadai kejahatan terkait ATM dan merekomendasikan pengguna untuk berhati-hati dan waspada saat menggunakan mesin ATM.