18 Oktober 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

players99

Harga Masker melonjak Hingga Rp.1,5juta, setelah Pernyataan Presiden Tentang virus Corona

Jakarta – Harga masker melonjak tajam setelah Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan dua warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif virus corona atau Covid-19, Senin, Maret 2, 2020 kemarin, terjadi kepanikan di masyarakat.

Terutama di Jakarta. Oleh karena, dua warga yang terjangkit tinggal di kota penyanggah dari Ibu Kota, yakni Depok, Jawa Barat. Dua WNI tersebut kini menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Warga Jakarta dan sekitarnya berbondong-bondong menyerang toko yang menjual peralatan medis. Salah satu target adalah Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Salah seorang warga Cakung mengaku tidak mempersoalkan harga mask yang sekarang melonjak hingga 10 kali lipat. Dia mengatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Mahal juga tak masalah, asal punya supaya enggak ketularan (tertular virus corona),” ujar dia, Selasa (3/3/2020).

Dia mengaku membeli untuk kemudian digunakan oleh suaminya. Menurutnya sang suami sering bepergian ke luar kota karena tugas kantor.

Ia juga mengatakan, setelah membaca berita bahwa di Pasar Pramuka masih tersedia masker, maka dia bergegas untuk membelinya.

Baca Juga :  Jokowi Perluas Wewenang Menko Luhut Binsar Pandjaitan

“(Cari mask) untuk suami. Dalam hidup saya, juga. Beli mas semua lelah, “katanya.

Para pemburu lainnya juga mengaku membutuhkan masker karena ia digunakan untuk menggunakan saat mengemudi. Ketika isu virus corona menyebar, dia pun  harus siap merogoh kantong lebih dalam untuk membelinya mask yang menjadi salah satu kebutuhannya.

“Saya sudah biasa pakai masker itu, mas, yang merknya Sensi Mask, yang hijau itu. Biasa buat di motor, biar enggak kena debu,” kata dia.

Berdasarkan pengamatan CNNdaily di lapangan,  Pasar Pramuka yang menjajakan obat-obatan dan masker penuh sesak oleh pembeli. Lorong-lorong sempit di pasar ini semakin ramai dengan banyak orang yang mencari masker.  

Kebanyakan dari mereka mencari masker untuk digunakan sendiri.

Sementara itu, tampaknya bahwa tidak setiap toko menjual masker. Hanya beberapa kios masih memiliki stok masker.

Sementara itu harga masker di Pasar Pramuka berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Untuk mask tiga lapis dengan berbagai merk dijual dikisaran harga Rp 300 hingga Rp 350 ribu per-box dengan isi 50 buah. Sementara masker N95 dibanderol dengan harga mencapai Rp 1,5 juta.

Baca Juga :  KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Bupati Muara Enim Ahmad Yani

Menurut  salah seorang pemilik pasar kios di Pasar Pramuka mengatakan penipisan stok mask karena diserbu pembeli, pada Senin (03/02/2020) atau setelah Jokowi mengumumkan dua orang Indonesia terinfeksi oleh virus Corona.

“Semalam yang ramai mas. Ini stok sudah mulai menipis. Kalau nanti malam ramai lagi, ya enggak tahu (stok habis atau tidak),” kata dia.

Menurunya, kebanyakan orang membeli masker biasa, seperti harga Sensi Mask yang harganya  mencapai Rp 350.000 per kotak.

“Yang jenis N95 sudah langka soalnya mas,” kata dia.

Menurutnya, sejak awal muncul berita di China warganya terjangkit virus Corona, harga mask mulai naik di pasaran. yang biasa awalnya dibanderol Rp 30 ribu kini naik menjadi sekitar Rp 350 ribu.

masker