16 Oktober 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Maskapai Penerbangan Nepal Menyasar Tidak Mendarat ke Bandara Tujuan

CNNdaily РJakarta, Maskapai penerbangan Nepal, Buddha Air baru-baru ini membuat kesalahan dengan menyasar saat membawa penumpang bukan ke tujuan sebenarnya.

Maskapai yang berangkat dari dari Bandara Internasional Tribhuvan Kathmandu pada 18 Desember itu sejatinya terbang menuju kota Janakpur di Nepal selatan.

Alih-alih menuju Janakpur, pilot Buddha Air justru terbang ke sisi lain Nepal atau tepatnya ke Pokhara. Kota terbesar kedua di sana.

Pejabat eksekutif Buddha Air, Astha Basnet mengatakan bahwa kekacauan itu disebabkan oleh dua faktor. Yakni kesalahan dalam komunikasi dan kegagalan awak untuk mengikuti SOP yang terperinci.

Basnet mengonfirmasi bahwa awak maskapai akan menerima pelatihan tambahan setelah insiden tersebut dan maskapai penerbangan Nepal telah memodifikasi manual penerbangan yang sudah ada.

Kejadian tersebut sempat membuat penumpang terkejut ketika menyadari mereka mendarat di bandara yang berbeda. Kendati begitu, situasinya dilaporkan tetap berjalan relatif lancar.

penerbangan Nepal

Kembali ke tujuan semula

Begitu pihak Buddha Air mengetahui kejadian yang sebenarnya, mereka langsung meminta pilot membawa 69 penumpang yang terdiri dari 66 dewasa dan tiga anak-anak ke Janakpur sesuai agenda.

Baca Juga :  Bamsoet kritik setia Kepemimpinan Airlangga, Soroti Golkar Suara Penurunan

Mereka mendarat dengan selamat meski terlambat beberapa jam dari jadwal. Selain itu, tidak ada masalah mekanis yang dilaporkan terkait pesawat yang digunakan.

Sejauh ini tidak ada penerbangan langsung antara Pokhara dan Janakpur, sehingga maskapai diberikan izin khusus untuk penerbangan tersebut.

Kejadian pesawat menyasar ke tujuan lain terbilang jarang terjadi. Terakhir pada 2019, maskapai British Airways dari bandara London City tidak sengaja menuju Edinburgh karena terjadi keselahan rencana penerbangan.

Pesawat tersebut semula dijadwalkan menuju Dusseldof. Para penumpang menyadari jika mereka menyasar setelah melihat ke luar jendela dan mengeceknya melalui aplikasi Google Maps.