22 September 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

marsam

Ngeri, Kakek Ini Tewas Karena Dituduh Sebagai Dukun Santet

Cnndaily.net,bandung – Isu penyihir masih dijual. Di Lumajang, Jawa Timur, seorang kakek tewas karena dituduh mempraktekkan ilmu sihir. Marsam, pria yang lebih tua (Lansia) warga Desa Kalidilem, Randuagung, Lumajang, tewas dengan luka di lehernya. Dia dibunuh oleh tidak diketahui.

Kasus pembunuhan terhadap orang-orang yang berusia 64 tahun, mulai dari kasus ini empat tahun lalu, ketika Marsam tinggal di rumah H. Ismail. Tapi tidak lama kemudian, H. Ismail meninggal sehingga keluarga mengusir Mursam almarhum dari rumah duka.

Telah tidur di penarikan pondok amal, Marsam akhirnya pergi di Kalidilem H. Husen di desa, kurang dari enam bulan. Tapi tiba-tiba H. Husen meninggal. Setelah 40 hari kematian H. Husen, Marsam meninggalkan desa Kalidilem.

baca juga :Lippo Group Hengkang, OVO Bantah Isu Tersebut

Setelah diusir oleh warga Desa Kalidilem, kurang dari empat tahun, menurut kepala polisi Lumajang, Inspektur Muhammad Arsal Sahban, Marsam kembali ke desa karena ada kerabat yang meninggal.

“Setelah tahlilan di malam hari, korban tinggal dengan beberapa penduduk setempat. Saat ia pamit ke belakang untuk ke kamar mandi. Peristiwa Namun janggal pun berlangsung, di mana itu tidak datang kembali ke daerah,” Arsal ujarn.

Baca Juga :  Kesal Terhadap Pelanggan, Driver Ojol " Gak pernah nonton film azab ya?"

Setelah itu, Marsam ditemukan tewas bersimbah darah di tengah jalan dekat desa tahlilan tempat kerabat mereka. Ketika ditemukan, Sabtu (16/11/2019) malam, sekitar 22:45 WIB, kondisi Marsam mati terluka parah di leher dan bahu sebagai akibat dari senjata tajam.

Tim Lumajang Polisi Cobra yang menerima laporan tersebut, segera melakukan penyelidikan, jika TKP (tempat kejadian), dan mengevakuasi mayat dan dibawa ke Rumah Sakit Polri.

“Korban tewas karena isu penyihir. Sebagian besar warga Desa Kalidilem, percaya Marsam memiliki ilmu hitam karena beberapa tahun yang lalu beberapa orang meninggal karena korban tinggal di rumahnya,” katanya.

baca juga :Edan… Pelemparan Sperma Kepada Perempuan Terjadi Di Tasikmalaya

Selanjutnya Arsal menegaskan, masyarakat tidak boleh main hakim sendiri, apalagi belum menemukan bukti yang menyatakan korban adalah seorang penyihir.

“Ini adalah tanggung jawab kita untuk mengungkapkan hal itu. Pelaku pembunuhan akan kita temukan untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya. Kita tidak harus main hakim sendiri, apalagi menuduh sebagai penyihir,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra mengatakan saat ini kondisi korban ditemukan luka sudah menderita senjata tajam. “Dari TKP yang kami lakukan, ditemukan bahwa ada dua luka. Keduanya luka pada luka leher dan bahu kiri di sebelah kiri,” katanya.

Baca Juga :  Lukai Petugas Saat Ditangkap, Pencuri Motor di Tanjung Balai Ditembak