28 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

jaya99

Petugas Pintu Air Mangarai Membantah Menutup Pintu Air Pada Saat Curah Hujan Tinggi

CNNdaily, Jakarta – Petugas pintu air membantah menutup pintu air Manggarai saat intensitas curah hujan di Jakarta tinggi. Bantahan ini sekaligus menyatakan kalau banjir di RSCM tadi malam akibat dari ditutupnya pintu air.

“Selalu dibuka pintu air di Manggarai,” ujar Adi Widodo, petugas pintu air Manggarai Minggu (23/2/2020).

Menurut Adi, bahwa pintu air  Banjir Kanal Barat di Manggarai difungsikan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

“Pintu air meneruskan kumpulan air di atas normal maupun normal dari hulu menuju hilir,” kata dia.

Beliau percaya bahwa banjir yang terjadi di RSCM hanya karena intensitas hujan di Jakarta pada Sabtu, 22  Februari 22, 2020, malam cukup besar. Dan dia memastikan bukan air hujan kiriman dari Bogor.

“Karena (intensitas) hujan yang tinggi di Jakarta,” katanya.

Banjir melanda beberapa wilayah di Jakarta pada Minggu (23/02/2020). Ketinggian air  banjir di setiap daerah berbeda-beda. Kondisi ini karena kondisi bendungan tersebut masih berstatus normal.

Namun, banjir biasanya melanda Jakarta biasanya datang dari kiriman Bendungan Katulampa, tapi kali ini tidak berlaku. Memang, karena kondisi bendungan tersebut masih berstatus normal.

Baca Juga :  Yogya Berdarah, Seorang Pelajar Dikeroyok Dan Dibacok Perutnya Hingga Tewas

“Masih 40 cm (Tinggi Muka Air di Katulampa),” ujar Koordinator Sub Unit Pelayanan Ciliwung Katulampa, Andi Sudirman, kepada Liputan6.com, Minggu (23/2/2020).

Dia mengatakan bahwa apa yang terjadi di Jakarta karena air pasang dan hujan lokal. “Itu hujan lokal, laut sedang pasang Ciliwung hulu normal,” jelas Andi.

Hal ini sesuai dengan apa yang telah disampaikan BPBD Jakarta. Dalam tweet-nya, ia mengatakan kalau curah hujan hari ini menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir.

“Banjir yang terjadi di beberapa wilayah pada Minggu, (23/02/20) dikarenakan curah hujan sangat lebat hingga ekstrim di wilayah jabodetabek yang mengakibatkan beberapa sungai yang bermuara di Jakarta meluap,” tulis BPBD DKI Jakarta dalam akun twitternya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta  menghimbau para camat dan lurah didaerah raran banjir dan tanah longsor, untuk siaga. PPSU dan Satgas Banjir diminta untuk segera tindak lanjuti smua genangan yg muncul.

BPBD DKI telah mengeluarkan peringatan dini terjadinya hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di lima wilayah Jakarta.(Ads-h)

Baca Juga :  Pimpinan Samsung Lee Kun-hee Meninggal di Usia 78 Tahun