1 Maret 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

uang

Lucu, Uang Pemprov Sumut Sebesar Rp 1,8 Miliar Bisa Hilang?? Semua Pura Pura Tidak Tahu

Cnndaily.net – Medan, Uang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 1,8 miliar hilang dalam mobil di halaman kantor gubernur. Peristiwa mengerikan terjadi di kota Medan.

Uang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menghilang pada Senin (9/9/2019) kemarin. Uang itu direncanakan dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Jumlah itu dikabarkan mencapai miliaran Rupiah. Tentu saja, ini bukan jumlah yang kecil.

Informasi yang dihimpun, uang itu diambil dari Bank Sumut. Ketika tiba di Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, uang itu di tinggal di dalam mobil. Ketika karyawan kembali mengambil uang tersebut yang diperkirakan sekitar Rp 1,8 miliar, ternyata uang itu hilang.

Kepala hubungan masyarakat provinsi Sumatera Utara, M Ikhsan, membenarkan kehilangan itu. “Ya, tentu saja. Saya masih akan mengkonfirmasi ini dengan orang-orang finansial,” kata Ikhsan, Selasa (9/10/2019).

Baca Juga : PHK massal, pengamat membandingkan Bukalapak dengan Gojek

Selain itu, dia bertanya-tanya bagaimana secara kronologis uang itu bisa hilang. Ikhsan mengaku tidak mendapatkan informasi detail terkait masalah ini. Humas Pemprovsu mengatakan masih akan mencari informasi tentang kehilangan uang.

Baca Juga :  Sering Terserang Malware dan Trojan, Pendiri Telegram Sarankan Uninstall Whatsapp

“Untuk hal nominal yang aku masih belum tahu. Aku akan memberitahumu nanti,” Ikhsan menyimpulkan.

Penjabat Kepala (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Utara, Raja Indra Saleh mengakui bahwa ia saat ini sedang menyerahkan laporan kepada kepolisian Medan.

Namun, Raja Indra Saleh mengatakan dia tidak tahu bagaimana uang itu bisa hilang. “Ya, kami masih belum tahu, anak-anak membuat laporan ke polisi,” katanya, melalui telepon genggam, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga : Polisi Bongkar Perdagangan Wanita di Kepri, Korbannya Dijadikan PSK

Raja Indra Saleh masih belum tahu bagaimana kronologi uang bisa hilang. Tapi, saat ini dia sedang menunggu hasil laporan dari anak buahnya untuk mengetahui peristiwa apa yang sebenarnya terjadi.

“Saya belum tau, kita juga menunggu orang itu muncul di kantor polisi. Kami masih menunggu laporan mereka. Mereka yang kehilangan uang,” katanya.

Raja Indra Saleh menolak berkomentar apakah uang itu benar-benar milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau tidak. “Kami masih belum tahu ini, apakah itu uang dari pemerintah provinsi Sumatera utara atau uang pribadi,” kata Raja Indra Saleh.

Baca Juga :  Wiku Adisasmito : Pemerintah Sedang Berusaha Menyediakan Vaksin Covid-19

Memantau di kantor gubernur, lantai dua tepatnya di ruang BPKAD tampak sepi. Karyawan tidak melakukan banyak kegiatan karena mereka beristirahat dan beribadah di Masjid Agung.

Dia mengatakan uang itu hilang pada Senin (9/9/2019). Namun belum bisa di yakini dimana hilangnya ia tidak ingin berkomentar dan masih menunggu hasil laporan. “Kemarin hilangnya, tapi jelas aku belum yakin,” kata Raja Indra Saleh.