1 Agustus 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Ledakan di Bandara Internasional Aden Yaman, 26 Tewas dan 50 Luka

CNNdaily – Jakarta, Ledakan hebat yang terjadi di Bandara Internasional Aden Yaman, pada Rabu (30/12) malam telah menewaskan 26 orang. Sebanyak lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka dan jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah.

Ledakan ini terjadi tak lama setelah pesawat yang membawa anggota kabinet pemerintah Yaman yang baru dibentuk, tiba dari Arab Saudi. Semua menteri dilaporkan tidak terluka.

Perdana Menteri Yaman Moeen Abdulmalik Saeed dan Menteri Informasi Yaman Moammar Al-Eryani menyatakan seluruh pejabat pemerintahan tidak ada yang terluka.

Tercatat dua kali ledakan terjadi dalam peristiwa ini. Ledakan kedua terjadi tak lama setelah ledakan pertama yang menghancurkan terminal bandara.

AFP memberitakan menurut video yang didapat, benda seperti rudal menghantam apron bandara dan meledak lalu menghasilkan bola api yang hebat.

Menteri Informasi Yaman Moammar Al-Eryani menuding ledakan ini serangan ‘pengecut’ oleh gerakan pemberontak Huthi yang didukung Iran.

Eryani menuding ledakan itu sebagai aksi “pengecut” gerakan pemberontak Houthi.

“Kami meyakinkan warga kami bahwa anggota kabinet pemerintahan baik-baik saja dan kami jamin serangan teroris pengecut oleh milier Huthi yang didukung Iran tidak akan menghalangi kami menjalankan tugas patriotik,” ujar Eryani dalam unggahan akun Twitternya.

Baca Juga :  Vietnam Sedang Kembangkan Nanogen, Vaksin Covid-19 Buatan Lokal

Juru bicara pemerintah Rajih Badi menyerukan agar dilakukan penyelidikan internasional terhadap peristiwa ini.

aden yaman

Jumlah korban kemungkinan akan meningkat. Doctors Without Borders tengah menyiapkan rencana penanganan kesehatan bagi korban dalam jumlah besar.

Ledakan pertama terjadi di terminal bandara. Tak lama setelahnya, ledakan kedua kembali terjadi ketika orang-orang berusaha menolong korban yang terluka. Suara tembakan sesekali terdengar setelahnya.

“Terlalu dini untuk menuduh pihak mana pun sebelum penyelidikan mengungkapkan siapa yang melakukan serangan itu,” kata Badi kepada¬†AFP.

Ledakan di Yaman ini menambah daftar peristiwa yang melanda Yaman dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat puluhan ribu orang telah tewas karena perang ini. PBB bahkan menyebut insiden ini sebagai bencana kemanusiaan terburuk di dunia.