18 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

lasi

Kediri Berdarah.. Gadis 18 Tahun Tewas Di Gorok Ibunya Sendiri, Lasi 63 Tahun

Cnndaily.net – Kediri, Lasi (63) tega membunuh anak kandungnya sendiri, Putri Ulandari (18). Apa yang membuat Lasi tega membunuh anaknya sendiri?

“Jadi berdasar keterangan sejumlah saksi dan terutama pelaku, bahwa pelaku mengakui bahwa ia tega membunuh karena merasa jengkel dengan korban yang tidak bisa diatur dalam kehidupan sehari harinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Gilang Akbar kepada wartawan di lokasi, Jumat (27/12/2019).

Polisi menemukan bukti kuat bahwa pelaku memang sengaja membunuh anaknya dengan cara keji, yaitu menggorok lehernya. Yaitu sebuah pisau dapur yang telah berlumuran darah.

“Pelaku dalam pengakuannya merasa capek mengurus anaknya yang dalam kondisi sakit fisik dan mental, sehingga sengaja memeluk dan mengajaknya tidur sebelum dibunuh dengan pisau dapur,” imbuh Gilang.

Baca Juga : Kecelakaan Beruntun di Tol Medan-Tebing, Inilah Nama Korban Tewas

Dari rumah pelaku, polisi mengamankan 1 stel kaos warna merah berlumuran darah milik korban, 1 stel celana pendek milik korban, 1 buah pisau dapur, 1 buah sprei berlumuran darah, dan 2 buah bantal berlumuran darah.

Baca Juga :  Mahasiswa Menolak Bertemu Jokowi, Namun Menuntut Aspirasinya Didengar

Setelah dimintai keterangan polisi menetapkan Lasi sebagai tersangka. Lasi dikenai pasal 338 KUHP tentang pembunuhan tidak berencana.

“Sementara pelaku kami amankan di Mapolres Kediri untuk selanjutnya besok kami periksakan kondisi kejiwaannya,” tandas Gilang.

Kronologis

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kamar Lasi. Menurut keterangan Tini (31) kakak korban, saat itu Tini bermaksud melihat keadaan adiknya yang biasa terbaring di kamar tidur karena dalam kondisi sakit. Biasanya sebelum tidur korban meminum obat penenang.

Baca Juga : Diduga Ugal Ugalan, Bus Sriwijaya Masuk Jurang Tewaskan 25 Penumpang

Saat masuk kamar, Tini melihat korban tertutup selimut. Di samping korban terlihat Lasi. Tini melihat ada darah di selimut. Dengan wajah pucat, Tini membuka selimut dan mengetahui korban telah tewas berlumuran darah dengan kondisi leher tergorok.

Mengetahui hal tersebut, Tini ketakutan dan segera keluar rumah. Tini meminta pertolongan warga yang meneruskannya ke polisi.

“Tadinya saya berniat melihat adik, tidak biasanya tidur sebelum minum obat, tapi ini kok tenang. Saat masuk saya lihat adik saya diselimuti kain, ketika dibuka sudah dalam kondisi berdarah dan tidak bernyawa,” jelas Tini kepada wartawan, Jumat (27/12/2019).

Baca Juga :  Ingin Perpanjang Kontrak Kerja, Pegawai Honorer K2 Dan Non-K2 DKI Di Rendam Dalam Got