29 Oktober 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Jokowi Kembali Perhatikan Kinerja Para Menteri Saat Pandemi virus Corona Covid-19.

CNNdaily – Jakarta, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyoroti kinerja para menteri di situasi pandemi virus Corona Covid-19. Jokowi menilai, saat ini kinerja para menteri sudah mulai membaik usai teguran keras yang diberikannya dalam sidang kabinet paripurna pada 18 Juni 2020 lalu.

“Saya melihat memang setelah kita rapat kabinet, di sini ada pergerakan yang lumayan. Tapi belum sesuai dengan yang saya harapkan. Sudah bergerak lebih baik, sudah bergerak lebih bagus, tapi belum,” kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 8 Juli 2020.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyoroti kasus positif virus Corona Covid-19 di Tanah Air yang bertambah signifikan, sebanyak 2.567 pada Kamis, 9 Juli 2020.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, tingginya penambahan kasus baru Corona Covid-19 perlu diwaspadai.

Sebut Kinerja Menteri Membaik

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai saat ini kinerja para menteri sudah mulai membaik usai teguran keras yang diberikannya dalam sidang kabinet paripurna pada 18 Juni 2020 lalu.

Baca Juga :  kecanduan parah, Laura Theux Belum Bisa Putuskan Hapus Social Media

Kendati begitu, Jokowi menyebut kinerja para menteri belum sesuai dengan yang diinginkannya.

“Saya melihat memang setelah kita rapat kabinet, di sini ada pergerakan yang lumayan. Tapi belum sesuai dengan yang saya harapkan. Sudah bergerak lebih baik, sudah bergerak lebih bagus, tapi belum,” kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu 8 Juli 2020.

 

Kinerja Para Menteri

 

Menurut dia, penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi virus Corona Covid-19 memang sudah membaik. Namun, penanganan Covid-19 di bidang kesehatan masih perlu dipercepat.

Masalah Ekonomi

Jokowi juga melihat, stimulus ekonomi baik untuk usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) ataupun usaha besar juga belum terealisasi sepenuhnya.

Untuk itu, dia kembali mengingatkan para menterinya bekerja lebih cepat dan keras di tengah situasi krisis akibat pandemi corona.

“Kembali lagi jangan sampai menganggap kita ini masih pada situasi biasa-biasa saja. Karena saya melihat stimulus ekonomi ini belum (tuntas),” ucap Jokowi

Selain itu, Jokowi meminta para menterinya mempercepat belanja pemerintah. Hal ini demi memancing pergerakan perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  16 Imigran di Timur Tengah Ditemukan di Dalam Kontainer Tersegel Menuju Irlandia

“Saya minta semuanya dipercepat. Terutama yang anggarannya gede-gede. Ini Kemendikbud ada Rp 70,7 triliun, Kemensos Rp 104,4 T, Kemenhan Rp 117,9 T, Polri Rp 92,6 T, Kemenhub Rp 32,7 T,” jelas dia.