16 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

CNNdaily – Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – Kemenparekraf Wishnutama Kusubandio mengaku telah menunjuk konsultan asing untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Tak tanggung-tanggung, konsultan internasional yang ditunjuk adalah Roland Berger.

Roland Berger dikenal menangani promosi pariwisata Dubai, Uni Emirat Arab, hingga pariwisata negara tetangga, yaitu Thailand dan Vietnam.

“Pak Luhut, kami telah meng-hire (rekrut) sebuah konsultan yang menangani Vietnam, Thailand,dan Dubai. Namanya Roland Berger untuk membantu kami melakukan strategi ini,” ujarnya dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 2 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Jumat (27/11).

Masih Ketinggalan

Sebab, ia mengakui jika pariwisata Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga, khususnya Thailand. Kondisi ini salah satunya tampak dari jumlah wisatawan asing yang mendatangi Indonesia dihitung dari kapasitas tempat duduk terpakai maskapai penerbangan atau seat capacity.

Ia menjabarkan seat capacity Thailand mencapai 56 juta. Sedangkan, Malaysia sebanyak 44 juta dan Singapura 38 juta. Sementara, Indonesia masih tertinggal yakni hanya 25 juta.

“Tapi 25 juta itu belum dipotong load factor 76 persen dan orang Indonesia sendiri, makanya kurang lebih 12 juta-13 juta wisatawan asing,” tuturnya.

Baca Juga :  Bamsoet kritik setia Kepemimpinan Airlangga, Soroti Golkar Suara Penurunan

Wishnutama menuturkan Roland Berger juga akan membantu pemerintah membuat strategi pariwisata yang memaksimalkan potensi masyarakat lokal, seperti UMKM.

Kemenparekraf Wishnutama

Tujuannya, agar penduduk asli destinasi wisata tersebut juga bisa menikmati dampak ekonomi kedatangan wisatawan mancanegara bukan hanya sebagai penonton.

“Keunikan dan karakter asli pariwisata kita juga penting, jangan sampai kita membuat, mohon maaf, sesuatu yang modern, sehingga experience (pengalaman dan keunikan) yang diharapkan wisatawan dan menjadi hilang,” terang dia.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sebesar 153,50 ribu orang pada September 2020. Jumlah itu turun drastis 88,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.