1 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Selandia Baru Tunda Pemilu, Karena Corona Kembali Merebak

CNNdaily – Jakarta, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern menyatakan pemilihan umum ditunda selama empat minggu hingga 17 Oktober. Keputusan itu diambil setelah kembali merebak-nya virus corona di negara itu menghambat jalannya kampanye.

“Keputusan ini memberi waktu kepada semua partai selama sembilan minggu ke depan untuk berkampanye dan KPU cukup waktu untuk memastikan pemilu bisa berjalan,” kata Ardern dilansir dari AFP, Senin (17/8).

Pemilu sejatinya bakal digelar pada 19 September mendatang. Namun Selandia Baru tengah berjuang kembali merebaknya Covid-19.

Akibatnya penguncian wilayah atau lockdown kota terbesar di Selandia Baru, Auckland diperpanjang pada Jumat (14/8) kemarin hingga 12 hari ke depan.

“Itu berarti Auckland akan tetap di level 3 dan seluruh Selandia Baru akan tetap di level 2 hingga pukul 23.59 pada Rabu (26/8),” kata Ardern.

kembali merebak

Sebelum diperpanjang, pemerintah sudah mengunci Auckland untuk tiga hari sejak Rabu (12/8). Namun kemunculan kasus baru dalam tiga hari terakhir membuat pemerintah memutuskan untuk memperpanjang lockdown.

Pada Selasa (11/8) dilaporkan empat kasus baru menimpa satu keluarga di Auckland. Pemerintah dengan cepat meminta seluruh warga untuk tetap tinggal di rumah dan mulai menerapkan lockdown sehari setelahnya.

Baca Juga :  Terlihat Sosok Wanita Bergaun, Ini 5 Perairan Paling Berhantu di Dunia

Selain empat kasus tersebut, pemerintah juga menemukan 13 kasus lain dengan satu diantaranya terkait dengan komunitas. Sekitar dua diantara kasus tersebut berada di kota Tokoroa, selatan Auckland.

Pihak berwenang masih berupaya mencari tahu bagaimana penularan virus bisa kembali di Selandia Baru setelah selama 102 hari menyatakan terbebas dari Covid-10.

Perpanjang Lockdown Auckland

Sebelumnya pada tanggal 14/08/2020, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan perpanjangan penguncian wilayah (lockdown) kota Auckland selama 12 hari ke depan untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kabinet telah setuju untuk memperpanjang pengaturan kami saat ini (lockdown) untuk tambahan 12 hari, menjadikan total dua minggu penuh,” kata Ardern dalam konferensi pers, Jumat (14/8).

“Itu berarti Auckland akan tetap di level 3 dan seluruh Selandia Baru akan tetap di level 2 hingga pukul 23.59 pada Rabu (26/8),” kata Ardern.

Sebelumnya pemerintah memberlakukanlockdown Auckland selama tiga hari sejak Rabu (12/8). Namun kemunculan kasus baru dalam tiga hari terakhir membuat pemerintah memutuskan untuk memperpanjang lockdown.