28 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Gunung Merbabu

Kebakaran Gunung Merbabu, Rute Pendakian Ditutup

Cnndaily.net, Surabaya – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (3145 mdpl) untuk sementara waktu menutup rute pendakian gunung di Jawa Tengah karena adanya kebakaran hutan.

Dari surat edaran yang dilihatkan Cnndaily.net, penutupan dilakukan hari ini, Kamis (12/9) hingga waktu yang belum dapat ditentukan.

Informasi penutup ini disampaikan melalui surat edaran No. 417 / T.35 / TU / EVLAP / 2019 tentang Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Merbabu.

Baca Juga : Dianiaya 11 Orang, Petani di Karo Tewas dengan Luka Bacok di Kepala

“Memperhatikan kejadian saat ini di mana kebakaran hutan terjadi di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, serta memperhatikan aspek keselamatan pendaki, seluruh jalur pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu ditutup sementara,” demikian petikan surat edaran tersebut.

Dari kepala Kantor Balai Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Junita Parjanti, mengatakan bahwa saat ini mereka dan masyarakat setempat sedang melakukan proses pemadaman kebakaran tersebut.

“Saat ini kami bersama masyarakat dan Muspika setempat masih dalam posisi pemadaman,” kata Junita ketika dihubungi.

Baca Juga :  Di depan siswa SMA, Sri Mulyani mengingatkan pengelolaan anggaran tertutup di era Suharto

Kawasan hutan di lereng Gunung Merbabu terbakar pada Selasa (10/9) lalu di wilayah Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kepala Seksi Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho mengatakan kebakaran yang terjadi kembali itu dimulai sejak pada hari Rabu (11/9) malam di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

Baca Juga : BJ Habibie di Mata Jokowi ke SBY

Ia menuturkan bahwa ada sekitar 100 personel dari unsur BPBD, Taman Nasional Gunung Merbabu, polisi hutan, kamp hiking, dan masyarakat masih berusaha memadamkan api secara manual. Didik menyampaikan bahwa kebakaran hutan tersebut diketahui sekitar pukul 19.15 WIB di atas Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

“Sekitar pukul 22:30 api diamati tumbuh membesar dan menyebar menuju arah puncak,” katanya.

Didik mengatakan bahwa penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui, termasuk area lahan yang terbakar karena masih fokus dalam proses pemadaman.

Dalam kebakaran Merbabu sebelumnya di Kecamatan Pakis, kebakaran tersebut memakan lahan hutan seluas 500 meter 500 meter persegi di Desa Gondangsari dan 2 hektare di Desa Kenalan habis terbakar.

Baca Juga :  Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto: Komitmen Pemerintah, Komitmen Toyota Astra