20 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

senapan angin

Istri Digoyang Tetangga, Suami Ajak Berunding Dengan Senapan Angin

Cnndaily.net – Pekanbaru,Seorang pria Sebut saja DL (30) warga Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, menembak seoarang pria yang diduga selingkuhan istrinya dengan menggunakan senapan angin.

Berikut kronologi penembakan yang dilakukan DL terhadap korban, Mirpan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik kepolisian. Kanit Reskrim Polsek Rambah Bripka Arif Arman menjelaskan, pada hari, Sabtu (12/10/2019) pagi sekitar pukul 08.10 WIB, pelaku lewat di depan rumah korban di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Rohul.

Pelaku saat itu sudah membawa sepucuk senapan angin. Alasannya, senapan angin itu digunakan untuk menembak monyet di kebun durian yang sedang berbuah. Ketika bertemu dengan korban, tersangka menanyakan persoalan dugaan perselingkuhan dengan istrinya. Namun, korban tidak merespons.

Baca Juga : Viral Bisnis Jual Beli Ketombe, Ini Kiash di Baliknya yang Bikin Haru

Karena tidak direspons, pelaku dan korban sempat adu mulut. “Pengakuan pelaku awalnya korban mendekat. Kata pelaku, jangan mendekat nanti ku tembak kau. Lalu korban memegang ujung senapan angin, langsung ditembak pelaku,” kata Arif, Senin (14/10/2019).

Baca Juga :  Gadis 16 Tahun Dituduh Mencuri Cincin, Hingga Disiksa Ala Koboi

Setelah terkena satu kali tembakan di perut, korban langsung terjatuh. Istri korban, Risda Yanti (34), yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta tolong ke tetangganya. Sedangkan tersangka kabur meninggalkan lokasi kejadian. Arif mengungkapkan, tersangka mengaku sakit hati karena menuding korban berselingkuh dengan istrinya.

“Pelaku menembak korban cuma gara-gara diduga selingkuh dengan istrinya. Cuma kejadiannya sudah beberapa tahun yang lalu,” ungkap Arif. Pelaku, sambung dia, sebelumnya juga sempat mengajak korban untuk berunding menyelesaikan masalah dugaan perselingkuhan tersebut. “Kata pelaku korban mau berunding, tapi tidak ada juga. Jadi pelaku mengaku sudah lama sakit hati,” sebut Arif.

Baca Juga : 8 Film Horor Dalam Biaya Produksi Termahal

Namun, kata Arif, korban belum sempat dimintai keterangan, karena saat ini menjalani operasi di RSUD Arifin Ahmad di Pekanbaru, akibat luka tembak yang dialaminya. Sedangkan tersangka saat ini ditahan di Polsek Rambah untuk dilakukan proses penyelidikan. Sepucuk senapan angin dijadikan barang bukti. Arif mengatakan, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman lima tahun penjara.

Baca Juga :  Berhubungan Seks di Pesawat, Pasangan Ini Dikerubuti Para Penumpang

Atas tindakan pelaku, korban mengalami luka tembak di perut. Korban mengalami luka tembak di perut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan.

Selanjutnya, istri korban melaporkan pelaku ke Polsek Rambah, karena merasa ketakutan dan trauma. “Setelah adanya laporan dari pihak korban, Unit Reskrim Polsek Rambah langsung melakukan penyelidikan,”. Pada hari itu juga, sambung dia, pelaku ditangkap di rumahnya. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya, dan ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.