15 Januari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Joko Widodo

Jokowi Menekankan Reformasi Pajak untuk Meningkatkan Daya Saing dan Ekonomi Nasional

Cnndaily.net, Surabaya – Presiden Jokowi berharap sektor perpajakan akan dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat memimpin pertemuan terbatas dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Kantor Presiden, Selasa (3/9/201 9).

Jokowi juga menyatakan bahwa reformasi pajak yang akan dilakukan oleh pemerintah tidak hanya penting untuk mewujudkan keadilan sosial, tetapi juga memainkan peran dalam meningkatkan investasi dan iklim ekspor sehingga dapat memperkuat ekonomi negara di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga : 5 Jalan Tol di Indonesia Yang Memiliki Cerita Mistis dan Bikin Merinding

“Reformasi pajak sangat penting tidak hanya untuk mempercepat realisasi keadilan sosial bagi semua rakyat Indonesia, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi kita terutama dalam hal investasi dan ekspor sehingga ketahanan ekonomi negara kita semakin kuat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, ” dia berkata.

Sebagai langkah pertama, Presiden ingin reformasi pajak dilakukan secara menyeluruh baik dari aspek regulasi maupun aspek lain seperti modernisasi teknologi informasi pajak.

Baca Juga :  Jasad Wanita Muda Diduga WNI Ditemukan dalam Koper di Arab Saudi

Tak kalah penting, mantan Walikota Solo juga meminta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perpajakan.

“Sehingga negara kita tidak hanya memiliki sistem pemungutan pajak yang dapat diandalkan, tetapi juga memiliki sistem administrasi perpajakan yang lebih efisien, terintegrasi, dan yang tidak kalah pentingnya untuk selalu update dengan perkembangan teknologi informasi,” tambahnya.

Sementara itu, untuk mendukung peningkatan daya saing ekonomi nasional, Presiden meminta stafnya untuk terus mengawasi pelaksanaan sejumlah insentif untuk industri.

Dia ingin memastikan bahwa kebijakan perpajakan yang dikeluarkan oleh pemerintah benar-benar memberikan manfaat besar bagi pebisnis.

“Saya juga meminta agar kebijakan pemberian insentif pajak diberikan seperti perluasan tax holiday, perubahan tunjangan pajak, insentif tunjangan investasi, dan insentif super deduksi untuk pengembangan kegiatan kejuruan dan litbang serta dalam padat karya industri, yang sebenarnya dijaga agar arahan dan arahan mereka benar-benar dapat diarahkan. memberikan tendangan besar bagi pebisnis, “kata Jokowi.

Baca Juga : Viral Kondom Rendang, Inovasi Rasa Unik

Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa kebijakan pemberian insentif bukan satu-satunya cara pemerintah untuk meningkatkan investasi. Menurutnya, sejumlah upaya lain juga diperlukan dalam mewujudkan apa yang coba dilakukan pemerintah.

Baca Juga :  Ternyata AS Pernah Berencana Meluncurkan Rudal ke Korut

“Selain insentif pajak, faktor lain yang memiliki peran penting dalam meningkatkan ekspor dan investasi adalah perbaikan ekosistem bisnis seperti kualitas infrastruktur, penyederhanaan dan percepatan perizinan, dan hal penting lainnya adalah kepastian regulasi, termasuk peraturan di bidang perpajakan, “tambahnya.

Karena itu, Jokowi menekankan kepada staf terkait untuk segera menyelesaikan reformasi pajak dari berbagai sisi sehingga reformasi dapat dirasakan dan mendukung penguatan daya saing ekonomi nasional.