16 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

bos

Bukan Isu Lagi, Ahok Dipercaya Menjadi Bos BUMN Di Bidang Energi

Cnndaily.net – Jakarta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi sinyal bahwa mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menjadi petinggi perusahaan pelat merah di bidang energi.

Rencananya, penetapan Ahok sebagai Bos salah satu BUMN akan dilakukan pada Desember mendatang.

“Ini untuk mempercepat hal hal yang sesuai diharapkan, yaitu bagaimana menekankan dari pada energi, juga bersama kami membuka lapangan kerja, dengan cara berpartner,” kata Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11).

Sebelumnya sempat beredar spekulasi di publik bahwa Ahok akan menahkodai PT Pertamina (Persero), perusahaan minyak raksasa nasional. Namun, Erick enggan membenarkan kabar tersebut.

“Semua pasti ada TPA (Tim Penilaian Akhir), nanti kami lihat. Saya tidak bisa komentar. Segera nanti mungkin awal Desember (penetapan Ahok),” katanya.

Baca Juga : Istri Habiskan 601 Juta Belanja Online,Sang Suami Nekat Bunuh Diri

Lebih lanjut, Erick mengatakan sosok Ahok kembali dilirik pemerintah karena memiliki latar belakang dan karakter pendobrak. Hal ini, kata Erick, merupakan salah satu kriteria calon Bos BUMN yang di butuhkan saat ini.

Baca Juga :  Pilot di AS Kantongi Rp4,2 M Setelah Menjadi Korban Salah Tangkap

“BUMN memiliki 142 perusahaan, kita perlu figur-figur yang bisa pendobrak, tidak mungkin 142 BUMN dipegang satu orang. Kita harapkan ada perwakilan perwakilan yang memang punya track record pendombrak,” tuturnya.

Sebelumnya, Ahok turut membenarkan akan ditunjuk menjadi Bos BUMN. Ia menyatakan sempat membahas beberapa BUMN bersama mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu.

“Iya, ada singgung PT Sarinah, Krakatau Steel juga,” ujar Ahok.

Baca Juga : Intip 5 Potret Cantik Yeslin Wang, Mantan Istri Delon

Sekadar informasi, Krakatau Steel merupakan perusahaan baja pelat merah yang melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten KRAS. Perusahaan tercatat membukukan kerugian dalam tujuh tahun terakhir.

Santer kabar berhembus, Ahok akan ditaruh sebagai komisaris PLN atau Pertamina. Namun, pengamat menilai Ahok paling pantas menduduki kursi pimpinan di Inalum, mengingat latar belakang pendidikannya.

“Kalau lihat dari latar belakang pendidikan Ahok dan pengalaman dia kerja di bidang konstruksi sipil, serta pengalaman memimpin organisasi, paling memungkinkan ya diInalum,” tutur Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa.

Baca Juga :  4 Penyebab Akun Instagram Bisa Diretas