12 April 2024

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Motif Hutang Piutang, Korban Dianiaya Hingga Tewas Depan Anak-Istri

Palembang, Peristiwa pembunuhan sadis terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan, pada hari Minggu,10 Juli 2023. Korban bernama Musfa dianiaya hingga di rumahnya dan dihadapan anak dan istrinya. Diduga karena masalah hutang piutang.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu malam pukul 19:00 WIB. Dikediamannya yang bertempat si Dusun V, Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Magang, Muara Enim.

Korban yang sedang berada di rumahnya bersama anak dan isrtrinya. Didatangi pelaku dengan membawa senjata tajam yang langsung memasuki rumah korban. Pelaku langsung menganiaya dengan menusukkan pisau ke bagian peut korban sebanyak 2 kali, sehingga korban langsung tergeletak bersimbah darah.

Setelah korban jatuh, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motornya. Istri dan anak korban yang melihat kejadian tersebut spontan berteriak meminta pertolongan warga. Dan langsung dibawa ke rumah sakit Muara Enim. Namun korban meninggal dunia, setelah mendapatkan perawatan pada  hari Senin jam 16:00 WIB.

Penangkapan

Selanjutya Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi membenarkan, bahwa pada tanggal 15 Juli 2023 malam, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku, Wensi (43) yang bersembunyi di Desa bati Danau Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim. Pelaku ditangkap tanpa ada perlawanan.

Baca Juga :  Presiden Korsel Janji Perkuat Keamanan Karena Kasus Pejabat Dibunuh

Menurut AKBP Andi, kini pelaku dan barang bukti sebilah pisau telah diamankan di Polsek Gunung Magang. Dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan motif pelaku lakukan penikaman terhadap korban.

Masalah hutang piutang

Setelah dilakukan pemeriksaan, Polisi berhasil mengungkap masalah hutang piutang yang memicu pelaku menganiaya hingga tewas korban Musfa. Pelaku tidak terima karena korban hendak menampar pelaku, saat menagih hutang kayu.

Andi menyebutkan korban miliki hutang pemberlian katu dari pelaku. Namun selama sebulan korban tidak melunasi hutangnya tersebut.

Menurut pengakuannya pada hari kejadian pelaku awalnya datangi rumah pelaku denga tujuan menagih hutang tersebut. Dan tidak berniat menganiaya korban. Namun saat ditagih hutang, korban diduga tidah terima dan ingin menampar pelaku.

Karena tidak terima akan perlakuan korban, Pelaku terpancing emosi, dan secara spontan menikamkan pisau yang memang diawanya ke perut korban sebanyak 2 kali.

Dan saat ini pelaku yang telah diamankan pihak polisi mengakui perbuatannyha dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka akan dikenakan pasal penganiayaan yang meyebabkan korban meninggal dunia. KUHP Pasal 351 ayat 3.

Baca Juga :  Kepolisian Masih Buron Pelaku Utama Pembacokan Siswa SMK Bogor

Situs berita olahraga