18 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Hong Kong Berlakukan Masa Karantina Bagi Turis Asing Menjadi 21 hari

CNNdaily – Jakarta, Hong Kong memperpanjang durasi karantina wajib untuk hampir semua turis internasional dari 14 hari menjadi 21 hari mulai Jumat (25/12) ini. Itu dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penyebaran varian baru covid-19 yang lebih menular.

Perpanjangan dilakukan karena ahli menyebut masa inkubasi virus varian baru bisa lebih lama dari 14 hari untuk beberapa orang. Jadi, turis harus menjalani karantina wajib di hotel yang telah ditunjuk selama tiga pekan.

Dilansir AFP, perpanjangan masa karantina tersebut dikecualikan bagi turis dari China, Makau, dan Taiwan. Turis asal daerah tersebut dibebaskan dari aturan pembatasan baru ini.

Selain perpanjangan waktu karantina, pemerintah Hong Kong juga memberlakukan larangan bagi orang-orang yang dalam 21 hari terakhir berada di Afrika Selatan untuk memasuki wilayah mereka.

Larangan itu dilakukan karena varian baru covid-19 yang diyakini lebih menular telah menyebar di Afrika Selatan.

Sebagai informasi, Hong Kong telah melarang penerbangan dari Inggris seiring ditemukannya varian baru virus corona di negara itu sejak Selasa (22/12).

Pejabat kesehatan mengatakan dua pelajar dari Inggris yang tiba di Hong Kong mungkin telah terinfeksi oleh varian baru covid-19 ini.

Baca Juga :  Tanggapan Grandmaster Catur Indonesia Perihal Pernyataan UAS "Catur Haram"

Amerika Serikat

Sementara itu Amerika Serikat melarang pengunjung dari Inggris memasuki wilayah mereka tanpa menyertakan surat pernyataan negatif covid-19 maksimal 72 jam setelah keberangkatan. Larangan ini akan berlaku mulai Senin (28/12).

Hal tersebut disampaikan otoritas AS pada Kamis (25/12), menyusul langkah sejumlah negara lain yang mengetatkan kunjungan dari Inggris demi mencegah penyebaran varian corona baru dari negara tersebut.

“Persyaratan pemeriksaan tambahan ini akan memperkuat perlindungan kami terhadap masyarakat Amerika untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan mereka, dan memastikan perjalanan internasional yang bertanggung jawab,” kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, dikutip AFP pada Jumat (25/12).

Sebelumnya, AS melarang sepenuhnya kedatangan warga negara asing yang mengunjungi Inggris dalam kurun waktu dua minggu sebelum keberangkatan.

menjadi 21 hari

Beberapa maskapai, seperti British Airways dan Delta, telah menyetujui aturan baru tersebut. Mereka hanya akan mengizinkan penumpang dari Inggris yang sudah dinyatakan negatif untuk berangkat ke New York.

Pengetatan kedatangan internasional di sejumlah negara mulai dilakukan karena munculnya mutasi varian baru virus Sars-Cov2 di South Wales, Inggris. Virus juga ditemukan pada beberapa negara di Eropa dan Australia.

Baca Juga :  Makanan Yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan dan Tidak Gampang Sakit